Page 87 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 MARET 2020
P. 87

Title          ADA VIRUS CORONA, BURUH TUNDA AKSI BESAR-BESARAN TOLAK OMNIBUS LAW
               Media Name     liputan6.com
               Pub. Date      18 Maret 2020
                              https://www.liputan6.com/bisnis/read/4205508/ada-virus-corona-buruh-tu nda-aksi-
               Page/URL
                              besar-besaran-tolak-omnibus-law
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative












               Jakarta -  Majelis Pekerja  Buruh  Indonesia (MPBI) memastikan untuk menunda
               aksi massa besar-besaran penolakan RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

               Rencananya, MPBI yang membawahi tiga konfederasi besar buruh yakni Konfederasi
               Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia
               (KSPI) dan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) akan menggelar
               aksi pada Senin (23/3).

               Namun, mewabahnya virus corona (Covid-19) yang melanda Indonesia membuat
               aksi ditunda sementara.

               "MPBI berharap pemerintah dan DPR juga berempati dengan situasi penyebaran
               corona saat ini dengan menunda pembahasan Omnibus Law Klaster
               Ketenagakerjaan," kata Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea dia di Jakarta, Rabu
               (18/3/2020).

               Andi Gani menegaskan, jika DPR tetap melakukan pembahasan secara sembunyi-
               sembunyi, dapat dipastikan tidak akan lama massa buruh akan turun ke jalan.

               Karena, data terakhir yang tercatat massa  buruh  MPBI dari 3 konfederasi besar
               buruh yang menyatakan kesiapan aksi di DPR sudah mencapai 80.300 dan jutaan
               massa MPBI di seluruh Indonesia.

               Andi Gani juga mengungkapkan, safari ke beberapa partai politik sudah dilakukan.
               Hasilnya membuat melek partai-partai untuk mengkritisi RUU Omnibus Law Cipta
               Kerja. Namun, yang justru paling pertama menyatakan sikap kritisnya PDI
               Perjuangan.


               "Kami menaruh hormat untuk sikap PDI Perjuangan yang sudah disampaikan
               melalui Sekjennya Hasto Kristiyanto. Terimakasih juga kepada Bu Megawati,"
               ungkapnya.


               Presiden KSPI Said Iqbal meminta penundaan aksi buruh jangan malah dijadikan
               kesempatan buat DPR untuk melakukan pembahasan secara diam-diam. Apalagi
               sampai memaksakan kehendak harus sudah rampung dalam 100 hari pembahasan.





                                                       Page 86 of 142.
   82   83   84   85   86   87   88   89   90   91   92