Page 92 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 MARET 2020
P. 92
Arvin menyebut, sebelum tiba di Tanah Air, WN China itu sempat singgah di
Thailand pada 29 Februari 2020. Arvin mengatakan, berdasarkan surat sehat dari
pemerintah Thailand, 49 WN China tersebut sempat dikarantina sejak tanggal 29
Februari 2020 sampai 15 Maret 2020 di Thailand.
"Surat (sehat) tersebut telah diverifikasi oleh pihak Perwakilan RI di Bangkok,
Thailand pada tanggal 15 Maret 2020," kata Arvin.
Usai dikarantina, pada 15 Maret 2020, WN China tersebut terbang ke Tanah Air dan
tiba di Bandara Soekarno Hatta. Ke-49 WN China tersebut telah diperiksa
kesehatannya oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Soekarno Hatta.
Arvin mengatakan, dari serangkaian tes medis yang dilakukan para WN China
tersebut, mereka dinyatakan laik masuk wilayah Indonesia. Apalagi, KKP Soekarno
Hatta juga sudah menerbitkan surat rekomendasi berupa kartu kewaspadaan
kesehatan pada para WN China itu.
Berdasarkan surat rekomendasi itu, Petugas Imigrasi Bandara memberikan izin
masuk pada tanggal 15 Maret 2020 sebagaimana tertera pada paspor.
"Kantor Imigrasi membenarkan bahwa pada tanggal 15 Maret 2020 pukul 20.00
WITA sebanyak 49 Warga Negara Tiongkok yang berasal dari Provinsi Henan,
Hebei, Jiangsu, Shaanxi, Jilin dan Anhui datang ke Kendari dari Jakarta
menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan kode penerbangan GA-696," kata
Arvin.
[idr].
Page 91 of 142.

