Page 94 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 MARET 2020
P. 94

Namun, bila janji itu tidak dipenuhi, pihaknya akan kembali mendatangi dan
               menutup Kantor Imigrasi Kendari karena dinilai bermain-main terhadap
               penanggulangan virus corona.


               "Kami akan segel kantornya kalau TKA China itu tidak dikembalikan ke negaranya,"
               tegasnya.

               Selain memprotes Imigrasi, mereka juga meminta agar Kepala Kepolisian Daerah
               (Kapolda) Sultra untuk tidak menyebarkan informasi hoaks ke masyarakat terkait
               kedatangan 49 TKA.


               Terhadap tuntutan massa ini, jurnalis  CNNIndonesia.com  mencoba menghubungi
               Kepala Imigrasi Klas IA Kendari Hajar Aswad namun ia belum bersedia memberikan
               keterangan lewat telepon selulernya.


               Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM Sultra
               Sofyan, Senin (16/3) mengungkapkan, sebanyak 49 TKA berhasil mendarat di
               Bandara Haluoleo Kendari pada Minggu (15/3) sekira pukul 20.00 WITa.


               Ia menyatakan 49 TKA itu merupakan pekerja baru di PT Virtue Dragon Nickel
               Industry (VDNI). Hal ini pun membantah klaim Kapolda Sultra Brigjen Pol Merdisyam
               bahwa TKA itu hanya mengurus perpanjangan visa di Jakarta.

               Masuk Indonesia, kata Sofyan, mereka menggunakan visa kunjungan dan akan
               bekerja di pabrik smelter PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) Morosi Kabupaten
               Konawe.

               Sofyan menyebut, rombongan TKA ini diketahui berangkat dari Thailand
               berdasarkan cap tanda masuk dari imigrasi di Thailand yang tertera pada paspor.

               "Mereka tiba di Thailand pada 29 Februari 2020," katanya.


               Setelah masuk di Thailand, mereka menjalani karantina mulai 29 Februari sampai 15
               Maret 2020 dan selanjutnya mendapatkan sertifikat atau surat sehat pemerintah
               Thailand.

               Surat sertifikat kesehatan tersebut, lanjut dia, sudah diverifikasi oleh perwakilan
               pemerintah RI di Bangkok.

               Setelah itu, rombongan diterbangkan ke Indonesia di 15 Maret 2020 dan mendarat
               di Bandara Soekarno-Hatta.

               Di Bandara Soekarno-Hatta dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Kantor
               Kesehatan Pelabuhan (KKP) Soekarno-Hatta dan menerbitkan surat rekomendasi
               kartu kewaspadaan pada setiap orang.

               "Petugas Imigrasi Soekarno Hatta telah memberi ijin masuk pada 15 Maret 2020
               sesuai tertera pada pasport mereka. Setelah warga Tiongkok memperlihatkan surat





                                                       Page 93 of 142.
   89   90   91   92   93   94   95   96   97   98   99