Page 98 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 MARET 2020
P. 98

Title          BURUH DESAK DPR-PEMERINTAH SETOP OMNIBUS LAW, FOKUS CORONA
               Media Name     cnnindonesia.com
               Pub. Date      18 Maret 2020
                              https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200318195842-20-484721/buruh-d esak-dpr-
               Page/URL
                              pemerintah-setop-omnibus-law-fokus-corona
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative







               Jakarta - Konfederasi Persatuan  Buruh  Indonesia (KPBI) mendesak DPR dan
               pemerintah berhenti membahas RUU  Omnibus Law  Cipta Kerja di tengah pandemi
               virus  corona  (Covid-19). Jika pembahasan tetap dilakukan sama saja
               memprovokasi masyarakat berunjuk rasa menyuarakan penolakan.

               "DPR harus menghentikan proses omnibus law karena jika terus dilanjutkan berarti
               memprovokasi rakyat untuk turun ke jalan, dan itu artinya membahayakan
               kesehatan rakyat," ujar Wakil Ketua KPBI, Jumisih lewat keterangan tertulis, Rabu
               (18/3).

               Jumisih menilai pemerintah lebih perlu memfokuskan penanganan Covid-19,
               terutama mempersiapkan rumah sakit untuk masyarakat kecil yang kesulitan
               melakukan tes kesehatan. Baik itu karena akses mau pun faktor biaya. Pengadaan
               alat kesehatan, ruang rawat pasien positif corona dan lain-lain juga lebih perlu
               diperhatikan. Terlebih, sejauh ini daerah masih mengandalkan Kementerian
               Kesehatan di Jakarta dalam penanganan virus corona.


               Jumisih juga meminta pemerintah untuk menyiapkan hand sanitizer dan masker
               yang langka di pasaran. Itu semua perlu demi menekan penularan virus corona di
               berbagai wilayah.


               "Menangkap pelaku penimbunan yang mengambil untung di tengah bencana,"
               katanya.


               KPBI sendiri mulanya berencana mengadakan aksi unjuk rasa menolak RUU
               Omnibus Law Cipta Kerja pada 23 Maret 2020. Aksi terancam batal karena
               pemerintah mengimbau masyarakat untuk mengurangi kegiatan di luar rumah.


               Sebelumnya, pemerintah mengumumkan ada 227 orang positif mengidap virus
               corona. Ada 19 orang yang meninggal akibat virus tersebut dan 11 orang
               dinyatakan sembuh.


               Pada Senin lalu (16/3), sempat ada kelompok buruh yang menggelar unjuk rasa di
               depan Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat. Mereka tetap berdemonstrasi meski virus
               corona kian mewabah di Indonesia.

               Bagi mereka, RUU Omnibus Law Cipta Kerja lebih berbahaya ketimbang Covid-19.
               Oleh karena itu, mereka tetap melancarkan aksi di depan kantor Gubernur Jawa
               Barat Ridwan Kamil. (mln/bmw).



                                                       Page 97 of 142.
   93   94   95   96   97   98   99   100   101   102   103