Page 115 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 31 DESEMBER 2019
P. 115

Title          BNP2TKI SELESAIKAN 3.380 KASUS PEKERJA MIGRAN SELAMA 2019
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      30 Desember 2019
                              https://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/19/12/30/q3c0cf428-bn p2tki-
               Page/URL
                              selesaikan-3380-kasus-pekerja-migran-selama-2019
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI)
               menyatakan telah menyelesaikan 3.380 kasus yang dialami pekerja migran
               Indonesia (PMI) saat bekerja di luar negeri selama 2019. BNP2TKI juga telah
               berhasil memfasilitasi sebanyak 8.072 kepulangan pekerja migran Indonesia hingga
               ke daerah asal mereka.

               "Kita tidak bangga dengan penanganan masalahnya, tetapi kita akan bangga kalau
               masalahnya berkurang. Tetapi fakta bahwa masalah itu ada akan kita tangani dan
               kita maksimalkan untuk penyelesaian, baik ditangani langsung oleh BNP2TKI
               ataupun bekerja sama dengan instansi-instansi terkait," kata Plt. Kepala BNP2TKI
               Tatang Budie Utama Razak dalam konferensi pers Capaian BNP2TKI Tahun 2019
               dan Rencana Program Tahun 2020 di Kantor BNP2TKI Jakarta, Senin.

               Ia mengatakan, selama 2019, kasus yang berhasil diselesaikan sebanyak 3.380 atau
               66,2 persen dari total 5.108 kasus yang dialami pekerja migran Indonesia di luar
               negeri. Kemudian, sebanyak 1.728 atau 33,8 persen kasus saat ini dalam proses
               penyelesaian.

               Adapun 10 negara penempatan dengan pengaduan terbanyak adalah Malaysia, Arab
               Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Taiwan, Yordania, Hong Kong, Singapura, Qatar dan
               Peru. Ia menjelaskan kasus-kasus yang dihadapi PMI selama bekerja di luar negeri
               di antaranya berasal dari pengaduan seperti masalah overstay, gaji tidak dibayar,
               sakit, PMI yang ingin dipulangkan, meninggal, pemutusan hubungan kerja dan biaya
               penempatan yang melebihi struktur biaya.

               Kemudian, isu "overcharging", perjanjian yang tidak sesuai Perjanjian Kerja, putus
               komunikasi dan penahanan dokumen juga masih banyak diadukan oleh para pekerja
               migran tersebut. Sementara itu, selain capaian yang ditorehkan dalam penyelesaian
               kasus pekerja migran, BNP2TKI juga mencatat bahwa mereka telah merealisasi
               188.535 Pembekalan Akhir Pemberangkatan (PAP) kepada PMI sepanjang 2019,
               melebihi 170.500 pembekalan yang ditargetkan bagi pekerja migran yang akan
               bekerja di luar negeri.

               Selain itu, BNP2TKI juga telah berhasil mendirikan Layanan Terpadu Satu Atap
               (LTSA) yang berada di delapan lokasi, antara lain Banyumas(Jateng),
               Ponorogo(Jatim), WonosobodanGrobogan(Jateng), Bandung (Jabar), Malang




                                                      Page 114 of 125.
   110   111   112   113   114   115   116   117   118   119   120