Page 119 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 31 DESEMBER 2019
P. 119
Title PERUSAHAAN PADAT KARYA JABAR TERTEKAN KENAIKAN UMK
Media Name republika.co.id
Pub. Date 30 Desember 2019
https://republika.co.id/berita/q3bgl7368/perusahaan-padat-karya-jabar- tertekan-
Page/URL
kenaikan-umk
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Lebih dari 100 perusahaan di Jawa Barat telah mengajukan penangguhan upah
minimum kabupaten/kota (UMK) 2020. Penangguhan dilakukan karena mereka
belum bisa membayar gaji karyawan sesuai dengan kenaikan yang telah ditentukan
pemerintah provinsi.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan,
penangguhan tersebut memang wajar terjadi. Menurutnya, perekonomian global
saat ini sedang serat dan itu berdampak pada pertumbuhan industri.
"Penangguhan ini memperlihatkan ada perusahaan yang mayoritas ini ada di
industri padat karya mengalami tekanan ekonomi global," ujar Ridwan Kamil yang
akrab disapa Emil ditemui di Masjid Pusdai, Senin (30/12).
Menurut Emil, perekonomian global yang belum stabil kemudian berdampak pada
laju ekspor produk dalam negeri. Kesanggupan pelaku usaha untuk berbisnis pun
terancam dengan adanya kenaikan UMK yang dianggap terlalu tinggi.
Terkait dengan panangguhan tersebut, Emil pun meminta Dinas Tenaga Kerja dan
Transmigrasi (Disnakertrans) untuk melakukan pengecekan atas kebenaran kondisi
perusahaan tersebut. Jika memang perusahaan yang bersangkutan sedang kesulitan
ekonomi, maka diperbolehkan lakukan penangguhan pembayaran UMK sesuai
aturan.
"Selama itu obyektif akan difasilitasi. Kalau tidak obyektid akan kami beri sanksi,"
katanya.
Sebelumnya, Sekretaris Jendral Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jabar Rizal
Tanzil mengatakan, pihaknya selama ini sudah mengingatkan kepada pemerintah
daerah maupun aliansi buruh bahwa kondisi perusahaan tekstil saat ini belum
maksimal. Mengingat perekonomian nasional maupun global pun masih tertahan
dan berdampak para pendapatan perusahaan tekstil.
"Memang bagi industri garmen sangat berat dengan kondisi upah tahun 2020," ujar
Rizal.
Page 118 of 125.

