Page 138 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 FEBRUARI 2020
P. 138
"Untuk saham, hanya berinvestasi pada emiten BUMN, emiten dengan saham yang
mudah diperjualbelikan, berkapitalisasi besar, memiliki likuiditas yang baik dan
memberikan deviden secara periodik. Tentunya faktor analisa fundamental dan
review risiko menjadi pertimbangan utama dalam melakukan seleksi emiten. Jadi
tidak ada investasi di saham yang biasa disebut saham gorengan," kata Agus.
Dia juga menjelaskan dengan kinerja pengelolaan dana di atas, sebagai Badan
Hukum Publik yang bersifat nirlaba, seluruh hasil pengelolaan dana dikembalikan
kepada peserta, sehingga BPJamsostek dapat memberikan hasil pengembangan
Jaminan Hari Tua (JHT) kepada pesertanya mencapai 6,08 persen p.a.
Kinerja pelayanan Sepanjang Tahun 2019, pembayaran klaim atau jaminan juga
mengalami peningkatan sebesar 21,2 persen atau mencapai Rp29,2 triliun. Dengan
perincian klaim Jaminan Hari Tua (JHT) Rp26,6 triliun untuk 2,2 juta kasus, Jaminan
Kematian (JKM) 31,3 ribu kasus dengan nominal Rp858,4 miliar, Jaminan
Kecelakaan Kerja (JKK) 182,8 ribu kasus dengan nominal Rp1,56 triliun, dan
Jaminan Pensiun (JP) 39,7 ribu kasus dengan nominal Rp118,33 miliar.
"Sepanjang 2019, program JKK juga melaksanakan manfaat return to work (RTW)
kepada 901 peserta dimana sebanyak 748 orang sudah kembali bekerja," ujar Agus.
Manfaat RTW untuk memastikan pekerja yang mengalami cacat tetap sebagian
mendapatkan kesempatan bekerja lagi, baik dengan keterampilan baru atau posisi
yang baru dimana disabilitas yang diderita tidak mengganggu produktivitas kerja
sehari-hari.
"Manfaat RTW ini diberikan sampai sembuh dan kembali kerja tanpa batasan biaya.
Selain itu pekerja yang mengalami cacat sebagian juga akan diberikan pelatihan
(reskilling) keterampilan baru agar tetap berkarya meski dengan keterbatasan," kata
Agus.
Untuk memastikan layanan terbaik bagi peserta, sampai dengan akhir Desember
2019 BPJamsostek telah bekerja sama dengan 7.254 Pusat Layanan Kecelakaan
Kerja (PLKK) dan Pusat Layanan Kembali Bekerja (PLKB) yang tersebar di seluruh
Indonesia.
Memberi manfaat optimal bagi peserta ini diganjar predikat Certificate of Excellence
dari organisasi International Social Security Association (ISSA) pada Oktober 2019.
Satu penghargaan lainnya juga diberikan ISSA, yaitu pada bidang Information and
Communication Technology (ICT) dengan kategori Certificate of Excellence in Social
Security Administration.
Sementara itu, pada September 2019, BPJamsostek juga menerima penghargaan
dari ASSA (ASEAN Social Security Association) dalam ASSA Recognition Awards pada
kategori Innovation untuk Perisai.
Page 137 of 186.

