Page 148 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 FEBRUARI 2020
P. 148

blue chip atau LQ45 yang mencapai sekitar 98 persen.

               Namun ada juga saham yang pernah di LQ45, namun sudah keluar, seperti antara
               lain saham PGAS dan ANTM. Jumlah saham non LQ45 tersebut hanya sekitar 2
               persen besarannya dari total portofolio saham BPJamsostek.

               "Untuk saham, BPJamsostek hanya berinvestasi pada emiten BUMN, emiten dengan
               saham yang mudah diperjualbelikan, berkapitalisasi besar, memiliki likuiditas yang
               baik dan memberikan deviden secara periodik," ungkap Agus.

               "Tentunya faktor analisa fundamental dan review risiko menjadi pertimbangan
               utama dalam melakukan seleksi emiten. Jadi tidak ada investasi di saham yang
               biasa disebut saham gorengan," tambahnya.

               Agus juga menjelaskan, dengan kinerja pengelolaan dana di atas, sebagai badan
               hukum publik yang bersifat nirlaba, seluruh hasil pengelolaan dana dikembalikan
               kepada peserta.

               Sehingga BPJamsostek dapat memberikan hasil pengembangan Jaminan Hari Tua
               (JHT) kepada pesertanya mencapai 6,08 persen p.a.

               Sementara itu, sepanjang tahun 2019, pembayaran klaim atau jaminan yang
               dikucurkan BPJamsostek mengalami peningkatan sebesar 21,2 persen atau
               mencapai Rp 29,2 triliun.

               Dengan perincian klaim untuk Jaminan Hari Tua (JHT) mencapai Rp 26,6 triliun
               untuk 2,2 juta kasus, Jaminan Kematian (JKM) sebanyak 31.300 kasus dengan
               nominal sebesar Rp 858,4 miliar.

               Lalu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebanyak 182.800 kasus dengan nominal
               sebesar Rp 1,56 triliun, dan Jaminan Pensiun (JP) sebanyak 39.700 kasus dengan
               nominal sebesar Rp 118,33 miliar.

               "Sepanjang Tahun 2019, program JKK juga melaksanakan manfaat RTW kepada
               901 orang peserta dimana sebanyak 748 orang sudah kembali bekerja," ujar Agus.

               Sementara itu dari sisi kepesertaan, total saat ini sudah 55,2 juta pekerja atau
               mencakup 60,7 persen dari seluruh pekerja Indonesia yang eligible sebagai peserta,
               telah terdaftar sebagai peserta BPJamsostek hingga akhir Desember 2019.

               Hasil ini merupakan pencapaian yang positif untuk mengakhiri tahun 2019, yaitu
               tumbuh 9,1 persen dari tahun 2018.

               Sementara dari sisi penambahan perusahaan atau pemberi kerja, capaian yang
               diraih oleh BPJamsostek mencapai 681,4 ribu perusahaan atau tumbuh 21,6 persen
               (yoy).




                                                      Page 147 of 186.
   143   144   145   146   147   148   149   150   151   152   153