Page 95 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 FEBRUARI 2020
P. 95

Title          KOMISI IX DPR : PEMBAHASAN OMNIBUS LAW BISA LEBIH 100 HARI
               Media Name     rri.co.id
               Pub. Date      01 Februari 2020
                              http://rri.co.id/post/berita/780158/nasional/komisi_ix_dpr_pembahasan_
               Page/URL
                              omnibus_law_bisa_lebih_100_hari.html
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena merespon pernyataan Presiden RI,
               Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pembahasan Omnibus Law dapat diselesaikan
               dalam waktu 100 hari kerja. Menurut dia, bukan tidak mungkin pembahasan
               rancangan undang-undang sapu jagat itu bisa lebih lama dari target Jokowi.


               Mulanya, Melki yang juga politisi Partai Golkar ini mengaku telah mendengar
               permintaan Jokowi tersebut.


               "Kami sudah mendengar Pak Jokowi menyampaikan bahwa diharapkan atau
               diinginkan agar kalau boleh 100 hari ini sudah selesai," katanya dalam diskusi
               bertajuk "Omnibus Law & Kita" di Jalan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat,
               Sabtu (1/2/2020).

               Namun kata dia, lama atau tidaknya waktu pembahasan tergantung pada substansi
               materi undang-undang itu sendiri.

               "Tentu soal 100 hari ini relatif ya. Bisa lebih cepat atau lebih lama, tergantung
               substansi yang akan kita bahas," pungkasnya.


               Perlu diketahui, pemerintah berencana untuk membuat beberapa Omnibus Law
               demi sinkronisasi undang-undang yang tadinya tumpang tindih. Salah satunya
               adalah Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja. Omnibus law ini sendiri mencakup 79
               undang-undang, yang terdiri dari 1.244 pasal.

               Terkait itu, pemerintah pun membagi Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja menjadi
               11 kluster. Diantaranya adalah:


               1.  Penyederhanaan Perizinan yang diatur dalam 522 undang-undang yang terdiri
                   dari 770 pasal

               2.  Persyaratan Investasi yang mencakup 13 undang-undang dan terdiri dari 24

                   pasal
               3.  Ketenagakerjaan, mencakup 3 undang-undang yang terdiri dari 55 pasal

               4.  Kemudahan, Pemberdayaan, dan Perlindungan UMKM di 3 undang-undang yang

                   terdiri dari 6 pasal





                                                       Page 94 of 186.
   90   91   92   93   94   95   96   97   98   99   100