Page 627 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 SEPTEMBER 2021
P. 627
Dari 135 juta jumlah angkatan kerja Indonesia saat ini, 90 persen diantaranya belum pernah
mengikuti pelatihan bersertifikat. Demikian pula profil 7 juta jumlah pengangguran, 91 persen
diantaranya belum pernah mengikuti pelatihan bersertifikat.
"Sayangnya, baik perusahaan maupun pekerja kita cenderung tak peduli dengan skilling,
upskilling, dan reskilling sebagai upaya peningkatan kualitas angkatan kerja," ungkapnya saat
memberikan kuliah umum dalam 'Forum Pembangunan Indonesia' ditulis, Jumat (17/9/2021).
Berdasarkan penelitian Bank Dunia, dari sisi individu para pekerja menempatkan pelatihan
peningkatan skill dalam peringkat paling buncit (10) pada prioritas pengeluaran pribadinya.
"Sebanyak 64 persen tidak mengikuti pelatihan peningkatan skill karena merasa tidak tersedia
pelatihan yang sesuai dengan minat dan keterampilannya," paparnya.
Begitu pula dari sisi manajemen. Perusahaan juga sedikit sekali menganggarkan dana untuk
pelatihan bagi pengembangan karyawannya. Hanya 44 perusahaan yang memberikan pelatihan
kepada pekerja karena merasa tidak ada kebutuhan untuk itu.
hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Denni menjelaskan kondisi ini menunjukkan terjadinya kegagalan pasar dalam menghasilkan
tingkat pelatihan kerja yang optimal. Karena itulah, Program Kartu Prakerja hadir untuk
memberikan beasiswa pelatihan meskipun, karena situasi pandemi, ada sifat semi-bansos yang
diembannya.
"Program Kartu Prakerja mendisrupsi pasar pelatihan kerja, dari yang semula top down menjadi
on demand. Selain itu, Prakerja menghidupkan pasar peningkatan keterampilan. Antar lembaga
pelatihan yang jumlahnya ratusan itu saling bersaing memberikan layanan dan harga terbaik
bagi konsumen," jelasnya.
Denni Purbasari mengungkapkan, mengikuti pelatihan di Prakerja juga terbukti dapat
meningkatkan pengetahuan peserta, yang diindikasikan dengan nilai Pre-Test dan Post-Test.
Sebagai informasi saja, selama hampir satu setengah tahun Program Kartu Prakerja ini sudah
menjangkau 10,6 juta penerima manfaat. Adapun jumlah itu sejak gelombang 1 dibuka pada 11
April 2020 hingga pengumuman penerima Gelombang 20 pada 15 September 2021. Rinciannya
yakni 5,5 juta peserta pada 2020 serta 5,1 juta penerima Kartu Prakerja pada 2021.
Reporter: Dwi Aditya Putra Sumber: Merdeka.com.
626

