Page 626 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 SEPTEMBER 2021
P. 626
Judul Sederet Masalah Ketenagakerjaan di Indonesia, Apa Saja?
Nama Media liputan6.com
Newstrend Kartu Pra Kerja
Halaman/URL https://www.liputan6.com/bisnis/read/4660574/sederet-masalah-
ketenagakerjaan-di-indonesia-apa-saja
Jurnalis Liputan6.com
Tanggal 2021-09-17 11:15:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Denni Puspa Purbasari (Direktur Eksekutif PMO kartu Pra Kerja) Sayangnya, baik
perusahaan maupun pekerja kita cenderung tak peduli dengan skilling, upskilling, dan reskilling
sebagai upaya peningkatan kualitas angkatan kerja
negative - Denni Puspa Purbasari (Direktur Eksekutif PMO kartu Pra Kerja) Sebanyak 64 persen
tidak mengikuti pelatihan peningkatan skill karena merasa tidak tersedia pelatihan yang sesuai
dengan minat dan keterampilannya
positive - Denni Puspa Purbasari (Direktur Eksekutif PMO kartu Pra Kerja) Program Kartu Prakerja
mendisrupsi pasar pelatihan kerja, dari yang semula top down menjadi on demand. Selain itu,
Prakerja menghidupkan pasar peningkatan keterampilan. Antar lembaga pelatihan yang
jumlahnya ratusan itu saling bersaing memberikan layanan dan harga terbaik bagi konsumen
Ringkasan
Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja , Denni Puspa Purbasari
memahami, masih terdapat tantangan terhadap ketenagakerjaan Indonesia. Salah satunya
adalah tidak berkualitasnya pasar tenaga kerja dalam negeri. Dari 135 juta jumlah angkatan
kerja Indonesia saat ini, 90 persen diantaranya belum pernah mengikuti pelatihan bersertifikat.
Demikian pula profil 7 juta jumlah pengangguran, 91 persen diantaranya belum pernah
mengikuti pelatihan bersertifikat.
SEDERET MASALAH KETENAGAKERJAAN DI INDONESIA, APA SAJA?
Jakarta Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja , Denni Puspa Purbasari
memahami, masih terdapat tantangan terhadap ketenagakerjaan Indonesia. Salah satunya
adalah tidak berkualitasnya pasar tenaga kerja dalam negeri.
625

