Page 625 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 SEPTEMBER 2021
P. 625

MULAI FEBRUARI 2022, PEGAWAI KENA PHK DAPAT JAMINAN KEHILANGAN
              PEKERJAAN
              Mulai Februari 2021, seluruh peserta BPJAMSOSTEK di seluruh Indonesia yang menjadi korban
              pemutusan hubungan kerja (PHK) akan mendapatkan Jaminan Kehilangan Pekerjaan.

              Manfaat ini diberikan kepada peserta yang bekerja di perusahaan BUMN, BUMD, perusahaan
              swasta, buruh harian lepas yang bekerja pada pemberi kerja, hingga karyawan toko skala kecil
              dan mikro.

              Kepala  BPJAMSOSTEK  Kantor  Cabang  Bandung  Suci  Erni  Purnamawati  mengatakan  Jaminan
              Kehilangan  Pekerjaan  diberikan  dalam  bentuk  bantuan  uang  tunai,  pelatihan  dan  info  pasar
              kerja.

              Manfaat tersebut akan diberikan setelah pekerja diverifikasi oleh BPJAMSOSTEK dan memenuhi
              syarat sebagai penerima manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

              “Uang tunai ini merupakan tambahan manfaat lain selain manfaat uang jaminan hari tua dan
              uang jaminan pensiun peserta BPJAMSOSTEK dan didapatkan secara cuma-cuma tanpa adanya
              iuran tambahan,” katanya di Bandung, Jumat 17 September 2021.

              JKP  adalah  jaminan  yang  diberikan  kepada  pekerja  atau  buruh  yang  mengalami  pemutusan
              hubungan kerja berupa manfaat uang tunai, termasuk juga akses informasi pasar kerja dan
              pelatihan kerja gratis dan bersertifikasi.
              Program JKP bertujuan untuk mempertahankan derajat kehidupan yang layak pada saat pekerja
              kehilangan pekerjaan. Pekerja dapat memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak saat terjadi
              risiko akibat pemutusan hubungan kerja seraya berusaha mendapatkan pekerjaan kembali.

              Dijelaskan tenaga kerja korban PHK yang berhak mendapatkan manfaat bantuan uang tunai
              mulai Februari 2023 adalah setiap Warga Negara Indonesia yang di PHK namun belum mencapai
              usia 54 tahun.

              “Bekerja pada pemberi kerja atau badan usaha skala usaha menengah dan besar yang sudah
              mengikuti 4 program (JKK, JKM, JHT dan JP) atau bekerja pada pemberi kerja atau badan usaha
              skala kecil dan mikro dengan minimal ikut 3 program (JKK, JK dan JHT). Terakhir tenaga kerja
              tersebut juga harus didaftarkan perusahaannya sebagai peserta BPJS Kesehatan,” katanya.

              Adapun tenaga kerja yang berhak mendapatkan bantuan uang tunai adalah peserta yang telah
              menjadi peserta Program JKP BPJAMSOSTEK minimal 12 (dua belas) bulan masa iur dalam 24
              bulan kepesertaan.

              “Untuk menyukseskan terealisasinya bantuan ini, kami butuh bantuan semua HRD perusahaan
              di  seluruh  Kota  Bandung  untuk  melengkapi  data  aset,  omset  tenaga  kerja  (NIK,  nomor
              handphone dan email), nomor dan/atau tanggal mulai dan berakhirnya perjanjian kerja bagi
              pekerja/buruh dengan hubungan kerja berdasarkan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) dan
              perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT),” ucapnya.***










                                                           624
   620   621   622   623   624   625   626   627   628   629   630