Page 134 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 APRIL 2020
P. 134
"Masalah fundamental yang terkait dengan obesitas regulasi, perbaikan daya saing
dan angka angkatan kerja dan terkait dengan kemudahan berusaha, umkm dan
kepastian hukum," tuturnya.
Ditarget Selesai Tahun Ini Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Partai
Golkar Firman Soebagio menilai RUU Cipta Kerja merupakan langkah konkrit dan
terobosan dari pemerintah untuk memastikan pemulihan ekonomi pasca pandemi
COVID-19.
Menurutnya, dampak ekonomi dari COVID-19 dirasakan oleh seluruh dunia dan
Indonesia memang harus merespon permasalahan ekonomi ini dengan segera.
Jika pemerintah dan DPR tak segera membuat regulasi ekonomi yang memadai atau
terobosan yang mengimbangi negara lain, maka Indonesia akan ketinggalan dan
terpuruk dalam permasalahan ekonomi yang berkelanjutan pasca pandemi.
"Target investasi bisa tidak tercapai, ekonomi kita tidak akan pulih, ditambah lagi
tenaga kerja yang sudah banyak menganggur akan terus bertambah dan sangat
sulit diatasi. Sekarang justru tepat kita melakukan pembahasan RUU Cipta Kerja ini,"
katanya melanjutkan.
Firman juga mengatakan bahwa di tengah pandemi COVID-19 ini, justru tiap bidang
harus menjalankan tugasnya secara efektif. "Tim ekonomi juga kan harus jalankan
tugasnya, mempersiapkan dampak ekonominya. Sehingga ketika semua ini berakhir,
kita sudah siap dan ekonomi juga pulih kondisinya," katanya.
Dalam ketentuan perundangan, Firman menyatakan bahwa pembahasan rancangan
perundangan harusnya bisa diselesaikan dalam dua masa sidang.
DPR menargetkan draf ini bisa selesai dibahas tepat waktu di tahun ini. "Tentu kita
juga harus libatkan stakeholder , tapi harus dilihat juga bahwa ini kepentingan
nasional," tutupnya..
(tirto.id - Ekonomi ) Reporter: Mohammad Bernie Penulis: Hendra Friana Editor:
Hendra Friana
Page 133 of 219.

