Page 183 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 APRIL 2020
P. 183

Title          LEGISLATOR USULKAN KLASTER KETENAGAKERJAAN DIPISAH DALAM OMNIBUS LAW
               Media Name     antaranews.com
               Pub. Date      15 April 2020
                              https://www.antaranews.com/berita/1423441/legislator-usulkan-klaster-k
               Page/URL
                              etenagakerjaan-dipisah-dalam-omnibus-law
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive












               Jakarta - Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Rieke Dyah Pitaloka mengusulkan agar
               klaster ketenagakerjaan dapat dipisahkan dalam Omnibus Law RUU Cipta Kerja agar
               regulasi tersebut dapat lebih fokus untuk mempermudah perizinan investasi.

               "Kami coba mengusulkan khususnya tentang ketenagakerjaan ada baiknya bagian
               klaster tentang ketenagakerjaan dipisahkan saja sehingga RUU ini jelas untuk
               mempermudah investasi dan mempermudah perizinan," kata Rieke Diah Pitaloka
               dalam rilis di Jakarta, Rabu.


               Menurut dia, usulan tersebut bakal bermanfaat untuk mengurangi tanggapan publik
               yang akhir-akhir ini menjadi tegang dengan diadakannya pembahasan RUU ini.
               Politisi PDIP itu berpendapat bahwa pemisahan klaster ketenagakerjaan ini dapat
               membuat pembahasan RUU tersebut ke depannya juga bisa lebih komprehensif
               atau bersifat menyeluruh. Ia menjelaskan bahwa ketenagakerjaan merupakan hilir
               dari segala sistem perindustrian, perdagangan, dan ekonomi sehingga menurutnya
               perlu ada pembahasan khusus secara terpisah. Rieke mengaku sangat mendukung
               pemerintah dalam hal melakukan perbaikan regulasi untuk melakukan
               pembangunan bagi Indonesia.

               Sebelumnya, Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Supratman Andi Agtas
               menyatakan, RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang akan dibahas bakal menampung
               semua aspirasi yang disampaikan oleh beragam kalangan masyarakat di Tanah Air.


               "Baleg akan dengarkan masukan dan dilakukan terbuka. Karena itu pembahasannya
               dilakukan hati-hati dan cermat dan dengar masukan masyarakat," kata Supratman
               Andi Atgas. Ia memaparkan bahwa tidak ada target waktu penyelesaian RUU
               Omnibus Law Cipta Kerja sehingga akan fleksibel sesuai keinginan masyarakat.
               Politisi Fraksi Partai Gerindra itu mengemukakan, Baleg DPR juga akan mengundang
               pemerintah untuk melakukan rapat kerja.


               "Raker dengan Baleg dalam rangka mendengarkan pendapat dari pemerintah terkait
               usulan pemerintah tentang RUU itu," ucapnya.

               Pewarta: M Razi Rahman  Editor: Satyagraha  COPYRIGHT (c)2020  .






                                                      Page 182 of 219.
   178   179   180   181   182   183   184   185   186   187   188