Page 100 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 DESEMBER 2019
P. 100
"Saya melamar untuk bagian administrasi. Meskipun dengan keterbatasan fisik, saya
dapat bekerja secara maksimal. Harapan saya perhatian lebih dari pemerintah tidak
hanya untuk saya, tapi untuk semua kaum difabel yang ada di Cianjur," katanya.
Teti Rohani, Guru SLB Permata Ciranjang, mengatakan saat ini kesempatan bekerja
untuk kaum difabel sudah mulai terbuka, meskipun aturan ketenagakerjaan yang
menyebutkan satu persen kuota di tiap perusahaan harus diisi kaum difabel masih
belum diterapkan optimal.
"Lulusan SLB kami, sudah ada sebanyak 15 orang yang diterima bekerja di pabrik
sepatu terbesar se-Asia Tengara. Meskipun masih jauh dari ketentuan, kami
berharap ke depannya semakin banyak kesempatan bekerja untuk kaum difabel,"
katanya.
Page 99 of 110.

