Page 139 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JANUARI 2020
P. 139

Title          WANTIMPRES INGIN BEDA NASIHAT KE JOKOWI SOAL OMNIBUS LAW
               Media Name     cnnindonesia.com
               Pub. Date      22 Januari 2020
                              https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200122200312-32-467819/wantimp res-ingin-
               Page/URL
                              beda-nasihat-ke-jokowi-soal-omnibus-law
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive




               Jakarta - Ketua Dewan Pertimbangan Presiden ( Wantimpres ) Wiranto menyatakan
               pihaknya tak ingin memberikan nasihat atau pertimbangan yang sama dengan
               kementerian/lembaga maupun staf khusus Presiden Joko Widodo ( Jokowi ), termasuk soal
               RUU Omnibus Law.

               Hal itu Wiranto sampaikan usai bertemu dengan Jokowi bersama anggota Wantimpres
               lainnya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (22/1).

               "Kami tidak ingin nasihat dan pertimbangan kami kepada presiden itu duplikasi, tumpang
               tindih dengan instrumen lain yang dimiliki presiden," kata Wiranto.

               Wiranto menyatakan tak mungkin pihaknya memberikan masukan yang sama dengan
               lembaga lainnya kepada Jokowi. Menurutnya, jika hal itu yang terjadi, pihaknya tak bisa
               memainkan peran sebagai Wantimpres dengan baik.

               "Kami sudah melaporkan presiden, Pak yang kami lakukan tentu akan berbeda dengan apa
               yang Bapak terima masukan dari kementerian dan lembaga maupun badan-badan lain yang
               membantu beliau," ujarnya.

               Upacara pelantikan Wantimpres di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (13/12/2019). ( ANTARA
               FOTO/Akbar Nugroho Gumay) Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan
               Keamanan itu menyebut masukan yang pihaknya sampaikan kepada Jokowi bersifat
               strategis maupun teknis. Ia menyebut akan mencari masalah aktual terkait kebijakan yang
               dikeluarkan Jokowi.

               Menurutnya, salah satu persoalan yang bakal pihaknya sampaikan terkait rencana
               penerbitan Omnibus Law. Ia mengaku akan membuka komunikasi dengan semua pihak
               yang masih menolak rencana merevisi puluhan undang-undang tersebut.

               "Kami melakukan satu hubungan yang lebih erat dengan berbagai kalangan, untuk apa?
               Untuk menjemput informasi untuk mendapatkan satu perkembangan-perkembangan yang
               mutakhir, yang terkini, yang datang dari masyarakat," tuturnya.

               Mantan Panglima ABRI (kini TNI) itu mengatakan pihaknya ingin mendengarkan aspirasi
               dan harapan masyarakat yang tak tertangkap oleh Jokowi. Menurutnya, salah satu
               kelompok masyarakat yang akan diajak berkomunikasi adalah kelompok buruh.

               "Semua elemen masyarakat yang kami anggap perlu, kami dengar masukannya, kami
               dengar aspirasinya, kami dengar harapannya itu, kami datangi," ujarnya.

               (fra/pmg).





                                                      Page 138 of 152.
   134   135   136   137   138   139   140   141   142   143   144