Page 134 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JANUARI 2020
P. 134
Politikus PAN ingatkan waspada pemburu rente Rapat Paripurna yang salah satu
agendanya menetapkan 50 RUU masuk dalam Prolegnas Prioritas 2020 diwarnai
sejumlah interupsi, Rabu (22/1/2020).
Salah satunya berasal dari anggota Fraksi PAN Zainuddin Maliki.
Ia mengingatkan untuk mewaspadai adanya pemburu rente dalam pembahasan
omnibus law.
"Kami mengingatkan untuk mewaspadai kemungkinan munculnya penumpang gelap
omnibus law dalam hal ini adalah para pemburu rente atau pelaku pasar modal,"
kata Zainudin.
Alasannya menurut Zainudin bila pemburu rente masuk dalam pembahasan omnibus
law, maka pasal-pasal hanya berorientasikan pada keuntungan tanpa
memperhatikan aspek lainnya.
"Mereka tidak peduli apakah jalan mereka meraih jalan keuntungan itu berdampak
pada melemahnya petani dan nelayan. Sehingga kaum buruh petani dan nelayan
mereka semakin lemah dan tersesat," katanya.
Menurut dia, para pemburu rente tak peduli rusaknya lingkungan atau bahkan tak
peduli sistem rusak termasuk sistem politik, peraturan dan undang-undangnya.
"Sudah banyak perilaku rente itu yang bermodal aset penurunan mesin ekonomi
politik," katanya.
Zainudin mengajak para anggota DPR untuk fokus mengawal pembahasan RUU
omnibus law sesuai dengan tujuan awal.
Sehingga, RUU tidak menguntungkan segelintir pihak saja.
"Maka sekali lagi saya dari PAN mengajak tentu dimulai dari wilayah sendiri
mengajak anggota DPR mengajak pemerintah dan kita bersama untuk bisa
mencegah campur tangan para pemburu renter kalau kita ingin menghasilkan
omnibus law yang memajukan kesejahteraan umum dan tidak menyengsarakan
rakyat," katanya.
50 RUU Ditetapkan Masuk Prolegnas Prioritas 2020 DPR RI menggelar rapat
paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, (22/1/2020).
Rapat tersebut menetapkan 50 RUU yang masuk dalam Prolegnas Prioritas 2020.
Rapat dipimpin Ketua DPR Puan Maharani didampingi Wakil ketua DPR Muhaimin
Iskandar, Azis Syamsuddin, dan Rachmat Gobel.
"Apakah laporan Baleg mengenai RUU prolegnas prioritas dapat kita setujui?" ujar
Page 133 of 152.

