Page 137 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JANUARI 2020
P. 137

Title          PENGAMAT SEBUT OMNIBUS LAW JADI UPAYA BANGUN EKOSISTEM INVESTASI
               Media Name     antaranews.com
               Pub. Date      22 Januari 2020
                              https://www.antaranews.com/berita/1260943/pengamat-sebut-omnibus-law-j adi-upaya-
               Page/URL
                              bangun-ekosistem-investasi
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               pertumbuhan ekonomi kita harus tumbuh minimal 6,5 persen hingga 2030. Dan
               untuk mengejar itu investasi jadi salah satu jalan keluar Jakarta - Pengamat
               ekonomi Universitas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi menilai Rancangan Undang-
               Undang Cipta Lapangan Kerja yang merupakan bagian dari Omnibus Law menjadi
               upaya untuk membangun ekosistem yang akan mendukung investasi.

               Fithra yang dihubungi di Jakarta, Rabu, menilai RUU Cipta Karya menjadi suatu hal
               yang mendesak dilakukan untuk bisa menggenjot investasi masuk.

               "Untuk bisa keluar dari jebakan pendapatan menengah, pertumbuhan ekonomi kita
               harus tumbuh minimal 6,5 persen hingga 2030. Dan untuk mengejar itu investasi
               jadi salah satu jalan keluar," katanya.

               Menurut Fithra, selain investasi, kemampuan industri dan perdagangan internasional
               juga menjadi cara untuk lepas dari jebakan negara berpendapatan menengah.
               Namun, ia menilai investasi menjadi kunci utama penggerak ekonomi.

               "Tanpa investasi yang memadai, industri tidak akan bergerak. Tanpa industri yang
               bergerak, current account kita akan defisit karena kinerja ekspor yang terus turun.
               Dan dengan kondisi seperti ini, pertumbuhan ekonomi 6,5 persen itu tidak akan
               tercapai," imbuhnya.

               Fithra menuturkan, sejatinya pemerintah memang membutuhkan solusi dengan
               pendekatan yang lebih institusional seperti Omnibus Law.

               Ia menyebut pendekatan yang dilakukan pemerintah dengan memberikan kartu-
               kartu ajaib belum memadai dampaknya.

               Maka, Omnibus Law dianggap menjadi jalan untuk mengubah ekosistem agar lebih
               mendukung bagi masuknya investasi sehingga dampaknya bisa dirasakan
               masyarakat.

               "Pendekatan yang selama ini dilakukan seperti kartu kerja, kartu miskin dan lainnya
               memang dibutuhkan. Tapi tidak memadai. Kita harus ubah ekosistem secara
               institusional dan ini dijawab dari Omnibus Law,"katanya.




                                                      Page 136 of 152.
   132   133   134   135   136   137   138   139   140   141   142