Page 142 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 142
Buat Anggaran Belanja Persiapan Lebaran Anda dapat membuatt anggaran khusus
untuk membeli kebutuhan pokok selama sebulan. Terapkan teknik smart buying
dengan membuat daftar belanja, lalu membagi daftar tersebut menjadi dua bagian
besar, yaitu belanja mingguan (seperti sayur-sayuran, lauk-pauk, dan buah-buahan)
dan belanja bulanan (seperti beras, minyak goring, gula, dan kopi).
Setelah membuat daftar belanja selama sebulan, tentukan anggaran khusus agar
tidak berlebihan ketika muncul banyak diskon menjelang lebaran. Strategi ini
terkesan sederhana namun sangat efektif untuk mengetahui kebutuhan hidup
selama masa swakarantina. Anda akan cenderung terhindar dari sifat impulsif
berbelanja ketika sudah terbiasa belanja berdasarkan daftar belanjaan.
Bedakan Keinginan dan Kebutuhan Pada bulan Ramadan, biasanya banyak brand
memberikan penawaran potongan harga relatif besar. Tak sedikit orang yang
awalnya ingin berhemat, tetapi akhirnya tak kuasa berperilaku konsumtif secara
berlebihan. Untuk mencegah perilaku seperti ini adalah, mesti berpikir ulang saat
berbelanja. Pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan, bukan keinginan.
Barang-barang yang dibutuhkan, biasanya memberikan nilai manfaat dalam jangka
panjang, sementara keinginan hanya memberikan kenikmatan sesaat yang belum
tentu berguna dalam jangka panjang. Langkah terbaik adalah, manfaatkan promo
untuk berbelanja kebutuhan pokok saja. Upayakan mengerem keinginan membeli
hal-hal yang bisa menjebak pengeluaran lebih.
Prioritaskan Menabung dan Investasi Selama bulan Ramadan ini pastikan kondisi
tabungan dan investasi tetap aman. Apabila kesulitan untuk menabung dan belum
memiliki investasi, Anda dapat memulainya pada bulan ini, dengan menafaatkan
THR (Tunjangan Hari Raya). Yang terpenting adalah niat untuk mulai menabung
dan berinvestasi. Penggunaan uang THR dapat dikelompok-kelompokkan. 50% uang
THR untuk ditabung, 20% untuk investasi (misalnya, membeli logam mulia, saham,
atau reksadana), dan sisa 30% untuk keperluan pribadi (misalnya, melunasi utang
atau memberi uang lebaran kepada keluarga).
Hindari Mengambil Dana Darurat Menghindari penggunaan dana darurat penting
dilakukan. Saat kondisi pandemi seperti saat ini, usahakan menyiapkan dana
darurat, idealnya untuk 3-6 bulan berikutnya. Pandemi COVID-19 membuat situasi
sulit diprediksi, ada kemungkinan pendapatan bisa terhenti sewaktu-waktu.
Siapkan Asuransi Cara mengatur keuangan di masa sulit salah satunya adalah
dengan menyiapkan dana khusus untuk asuransi. Ketidakpastian dalam hidup dapat
datang kapanpun, semudah membalikkan telapak tangan, maka dari itu sangat
penting untuk memiliki uang tabungan dan perlindungan asuransi yang mumpuni.
Dengan berasuransi Anda tidak perlu khawatir jika sewaktu-waktu terjadi sesuatu
yang tidak Anda inginkan. Pilih asuransi yang terpercaya, layanan klaim yang mudah
diaskses, serta premi yang sesuai kemampuan keuangan Anda.
(tirto.id - Ekonomi ) Kontributor: Ahmad Efendi Penulis: Ahmad Efendi Editor: Fitra Firdaus
Page 141 of 313.

