Page 155 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 155

Title          GUBERNUR JATIM: PERUSAHAAN WAJIB MEMBAYAR THR LEBARAN
               Media Name     antaranews.com
               Pub. Date      10 Mei 2020
                              https://www.antaranews.com/berita/1483023/gubernur-jatim-perusahaan-wa jib-
               Page/URL
                              membayar-thr-lebaran
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Perusahaan dan pekerja harus berdialog secara kekeluargaan  Surabaya - Gubernur
               Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa seluruh perusahaan
               wajib membayar Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran kepada para buruh dan
               karyawannya.

               "Perusahaan wajib hukumnya memberikan THR kepada seluruh pekerja yang aktif
               bekerja, dirumahkan bahkan yang dalam proses PHK," ujarnya di Gedung Negara
               Grahadi di Surabaya, Minggu.

               Meski di tengah pandemik COVID-19, Gubernur Khofifah juga meminta perusahaan
               tidak menggunakan alasan tersebut dan lalai dari kewajibannya, sebab THR
               merupakan hak setiap pekerja.


               Namun, kata dia, apabila perusahaan tidak mampu membayarkan THR secara tepat
               waktu maka Pemprov Jatim mendorong dilakukan dialog terlebih dahulu agar
               mencapai kesepakatan dengan pekerjanya.

               "Perusahaan dan pekerja harus berdialog secara kekeluargaan dan dengan kepala
               dingin, mengingat saat ini dalam situasi darurat. Harus ada transparansi keuangan
               internal perusahaan agar pekerja pun memahaminya," ucap mantan Menteri Sosial
               tersebut.


               Sementara itu, Khofifah juga menyampaikan bahwa pekerja dengan perjanjian kerja
               waktu tidak tertentu (PKWTT) atau pekerja tetap dan mengalami PHK terhitung
               sejak 30 hari sebelum hari raya keagamaan (PHK terhitung sejak 24 April 2020)
               berhak menerima THR.

               Sedangkan, pekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT), namun
               hubungan kerjanya berakhir sebelum hari raya keagamaan maka tidak
               mendapatkan THR.

               Terkait besarannya, yakni pekerja yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan atau
               setahun secara terus-menerus atau lebih, diberikan THR sebesar satu bulan gaji.

               Kemudian, pekerja masa kerjanya kurang dari 12 bulan maka diberikan THR secara
               proporsional sesuai masa kerja yang perhitungannya adalah masa kerja dikali 1
               bulan gaji, kemudian dibagi 12 (bulan).



                                                      Page 154 of 313.
   150   151   152   153   154   155   156   157   158   159   160