Page 202 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 202
Title MENAKER IMBAU TKI TUNDA MUDIK
Media Name detik.com
Pub. Date 10 Mei 2020
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/5009439/menaker-imbau- tki-tunda-
Page/URL
mudik
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, mengimbau kepada para pekerja
migran Indonesia (PMI) atau tenaga kerja Indonesia (TKI) untuk menunda rencana
kepulangannya ke tanah air di masa pandemi Corona. Hal ini dilakukan untuk
meminimalisir rantai penyebaran virus Corona. Apabila terpaksa harus pulang, Ida
meminta agar para pekerja bisa memenuhi terlebih dahulu standar protokol
kesehatan yang telah ditetapkan.
"Untuk memutus rantai penyebaran COVID-19, kita imbau PMI untuk menunda
kepulangannya sampai wabah Corona dapat teratasi. Kepulangan PMI dapat
dilakukan bagi yang habis masa kontrak kerjanya, PMI yang habis masa visa
kerjanya, atau PMI yang dideportasi," kata Ida dalam keterangannya, Minggu
(10/5/2020).
Ida mengatakan akan berkoordinasi dengan perwakilan negara Indonesia di negara
penempatan dan Atase Ketenagakerjaan untuk memastikan pelindungan bagi
pekerja yang bertugas di luar negeri. Pihaknya juga menyatakan telah
berkomunikasi dengan pengguna atau majikan, maupun agen penempatan. Hal ini
dilakukan agar pekerja yang telah habis masa kontrak dapat terus dibantu dan
difasilitasi untuk tetap tinggal sementara di negara penempatan.
"Kami juga berkoordinasi agar PMI yang tidak bekerja sebagai akibat kebijakan
physical distancing, agar gajinya tetap dibayar dengan mengacu pada aturan yang
ditetapkan oleh negara penempatan, " kata Ida.
Selain itu, Ida juga mengimbau seluruh PMI agar tidak keluar dari tempat tinggal,
kecuali dalam keadaan mendesak. Itu pin harus dengan menggunakan masker,
serta menjauhi pusat keramaian.
"Kami koordinasi secara teknis dengan labour departmen negara tujuan
penempatan untuk memberikan imbauan kepada para pemberi kerja, agar PMI
menjauhi pusat keramaian dan menggunakan masker apabila akan keluar dari
tempat tinggal," ujar Ida.
Kemnaker juga sudah membentuk tim pelaksanaan piket dalam rangka memonitor
dan menjawab secara aktif hotline layanan pelindungan WNI. Termasuk bagi
pekerja terkait COVID-19, serta menyampaikan update informasi tentang kondisi
para pekerja di negara penempatan masing-masing. (dna/dna)
Page 201 of 313.

