Page 197 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 197

Title          234 PMI TERJANGKIT COVID-19
               Media Name     beritasatu.com
               Pub. Date      10 Mei 2020
               Page/URL       https://www.beritasatu.com/ekonomi/631077/234-pmi-terjangkit-covid19
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Jakarta, Sampai saat ini sebanyak 587 pekerja migran Indonesia (PMI) yang berada
               di sejumlah negara terjangit Covid-19. Dari jumlah tersebut sebanyak 224 orang
               posetif Covid-19 dan 10 orang PMI meninggal dunia. Sedangkan sebanyak 353
               harus dikarantina (ODP).


               Demikian dikatakan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam siaran persnya,
               Minggu (10/5/2020). Ia mengatakan, dari 224 orang PMI positif corona, terbanyak
               adalah PMI di Malaysia yakni sebanyak 108 orang, disusul secara berurutan Uni
               Emirat Arab (40); Arab Saudi sebanyak 37 orang (22 orang di Riyadh dan 15 orang
               di Jeddah); Qatar (18); Kuwait (13); Singapura (5); Taiwan (2); dan Brunei
               Darussalam (1).

               Sedangkan jumlah PMI yang masuk karantina sebanyak 353 orang tersebar di
               empat negara. Terbanyak di Republik Korea sebanyak 173 orang; dan diikuti secara
               berurutan Qatar (91); Arab Saudi (89); dan Kuwait (10). Jumlah PMI yang
               meninggal sebanyak 10 orang adalah PMI di Jeddah.

               Ida meminta Atase Ketenagakerjaan (Atnaker) di negara-negara penempatan agar
               berperan aktif mengatasi penyebaran Covid-19, khususnya di kalangan PMI, serta
               mengantisipasi dampak yang terjadi akibat pandemi Covid-19. "Kami minta kepada
               para Atnaker untuk meningkatkan upaya pelindungan dan penanganan kasus PMI
               akibat wabah Covid-19 di negara-negara penempatan, " kata Ida.

               Ida mengatakan, perlu dilakukan pemantauan secara terus-menerus terhadap
               progress situasi dan kondisi dari pandemi wabah covid-19 ini, termasuk pemantauan
               oleh para Atnaker di negara penempatan. Pemantauan ini juga berguna untuk
               memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dari luar negeri ke Indonesia.

               "Para Atnaker, saya minta waspada 24 jam, handponher jangan dimatikan, agar
               anak-anak kita bisa mengadu kapan pun. Ingat, orang sakit kan tidak kenal jam dan
               waktu. Jangan bosan memberi tahu anak-anak kita supaya 4 Jangan: Jangan mudik,
               Jangan lupa masker, Jangan kumpul-kumpul, dan Jangan Lupa Cuci Tangan," kata
               Ida..














                                                      Page 196 of 313.
   192   193   194   195   196   197   198   199   200   201   202