Page 194 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 194

Title          GUBERNUR JATIM: PERUSAHAAN WAJIB MEMBAYAR THR LEBARAN
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      10 Mei 2020
                              https://republika.co.id/berita/qa4j5d327/gubernur-jatim-perusahaan-waj ib-membayar-
               Page/URL
                              thr-lebaran
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive











               SURABAYA -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan
               bahwa seluruh perusahaan wajib membayar Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran
               kepada para buruh dan karyawannya.

               "Perusahaan wajib hukumnya memberikan  THR  kepada seluruh pekerja yang aktif
               bekerja, dirumahkan bahkan yang dalam proses PHK," ujarnya di Gedung Negara
               Grahadi di Surabaya, Ahad (10/5).

               Meski di tengah pandemi Covid-19, Gubernur Khofifah juga meminta perusahaan
               tidak menggunakan alasan tersebut dan lalai dari kewajibannya, sebab THR
               merupakan hak setiap pekerja.

               Namun, kata dia, apabila perusahaan tidak mampu membayarkan THR secara tepat
               waktu maka Pemprov Jatim mendorong dilakukan dialog terlebih dahulu agar
               mencapai kesepakatan dengan pekerjanya.

               "Perusahaan dan pekerja harus berdialog secara kekeluargaan dan dengan kepala
               dingin, mengingat saat ini dalam situasi darurat. Harus ada transparansi keuangan
               internal perusahaan agar pekerja pun memahaminya," ucap mantan Menteri Sosial
               tersebut.

               Sementara itu, Khofifah juga menyampaikan bahwa pekerja dengan perjanjian kerja
               waktu tidak tertentu (PKWTT) atau pekerja tetap dan mengalami  PHK  terhitung
               sejak 30 hari sebelum hari raya keagamaan (PHK terhitung sejak 24 April 2020)
               berhak menerima THR.


               Sedangkan, pekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT), namun
               hubungan kerjanya berakhir sebelum hari raya keagamaan maka tidak
               mendapatkan THR.

               Terkait besarannya, yakni pekerja yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan atau
               setahun secara terus-menerus atau lebih, diberikan THR sebesar satu bulan gaji.


               Kemudian, pekerja masa kerjanya kurang dari 12 bulan maka diberikan THR secara
               proporsional sesuai masa kerja yang perhitungannya adalah masa kerja dikali 1
               bulan gaji, kemudian dibagi 12 (bulan).




                                                      Page 193 of 313.
   189   190   191   192   193   194   195   196   197   198   199