Page 193 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 193

"Perusahaan dan pekerja harus berdialog secara kekeluargaan dan dengan kepala
               dingin mengingat saat ini kita tengah dalam situasi darurat. Harus ada transparansi
               keuangan internal perusahaan agar pekerja pun memahami hal tersebut," papar
               Gubernur Khofifah.


               Sekedar diketahui, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah telah
               menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor: M/6/HI.00.01/V/2020 tentang Pelaksanaan
               Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan Dalam
               Masa Pandemi Covid-19.

               Dalam SE tersebut, Menaker memberikan dua opsi bagi perusahaan yang tidak
               mampu membayarkan THR kepada pekerjanya. Pertama pembayaran THR secara
               bertahap bagi perusahaan yang tidak mampu membayar penuh.

               Kedua, bagi perusahaan yang tidak mampu membayarkan THR sama sekali
               diperkenankan untuk menunda pembayaran hingga waktu yang disepakati.

               Dalam SE ini juga ditegaskan, kesepakatan mengenai waktu dan cara pembayaran
               THR keagamaan dan denda tidak menghilangkan kewajiban pengusaha membayar
               THR dan denda kepada pekerja atau buruh, dengan besaran sesuai ketentuan
               peraturan perundang-undangan serta dibayarkan pada Tahun 2020.

               "Untuk mengawasi pelaksanaan pemberian THR ini, saya menugaskan Kepala Dinas
               Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur untuk bekerjasama dengan disnaker kabupaten
               dan kota bersama serikat pekerja, untuk bersinergi dalam pengawasan pelaksanaan
               pembayaran THR dan melaporkan hasil pengawasannya," tandasnya..











































                                                      Page 192 of 313.
   188   189   190   191   192   193   194   195   196   197   198