Page 313 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 313
"Kami telah menyediakan hotline dan alamat email untuk pelayanan pengaduan,
juga menyediakan Posko Pengaduan THR di Kantor Disnakertrans Jabar dan Kantor
UPTD Wilayah I Bogor, Wilayah II Karawang, Wilayah III Cirebon, Wilayah IV
Bandung, dan Wilayah V Garut," katanya.
Angka perusahaan dan pekerja terdampak Covid-19 di Jawa Barat terus bertambah.
Sampai Rabu, 6 Mei 2020, tercatat 1.158 perusahaan yang merumahkan dan
melakukan PHK kepada total 75.113 pekerjanya. Ade mengatakan dari total 75.113
pekerja tersebut, 61.084 pekerja dirumahkan dan 14.029 pekerja terkena PHK.
Jumlah pekerja atau buruh yang terimbas Covid-19 ini meningkat sampai ribuan
orang dalam waktu seminggu. Pekerja yang dirumahkan pada 30 April 2020
sebanyak 55.508 orang, sedangkan pada 5 Mei 2020 sebanyak 61.084 orang.
Jumlah pekerja atau buruh yang terkena PHK pun meningkat. Dari tanggal 30 April
2020 sebanyak 13.752 orang, menjadi 14.029 orang pada 5 Mei 2020. Data pekerja
atau buruh tersebut sudah dilengkapi data identitas lengkap.
Ade mengatakan, Disnakertrans Jabar menyediakan layanan asistensi bagi pekerja
yang dirumahkan dan di-PHK untuk mendaftar Program Kartu Prakerja di UPTD dan
Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans Jabar.
"Disnakertrans Jabar menyediakan layanan asistensi untuk Kartu Prakerja yang kita
singkat Lauk-PK. Dilaksanakan Lima UPTD. Wilayah I Bogor, Wilayah II Karawang,
Wilayah III Cirebon, Wilayah IV Bandung, dan Wilayah V Garut," katanya.
"Diselenggarakan juga di Balai Latihan Kerja Disnakertrans, Balai Latihan Kerja di
Bandung, yakni Balai Latihan Kerja Mandiri dan Balai Latihan Kerja Pekerja Migran
Indonesia. Satu lagi di Bekasi, Balai Latihan Kerja Kompetensi," tambahnya.
Pendaftaran Program Kartu Prakerja berlangsung sebanyak 30 gelombang. Mulai
dari 11 April 2020 sampai November 2020. Kuota Jabar dalam Program Kartu
Prakerja mencapai 937.511.
Page 312 of 313.

