Page 140 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 OKTOBER 2019
P. 140
Title SUARA PEKERJA JAKARTA SOAL UMP DKI 2020
Media Name tempo.co
Pub. Date 25 Oktober 2019
Page/URL https://metro.tempo.co/read/1264320/suara-pekerja-jakarta-soal-ump-dki -2020
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Seorang karyawan swasta di Jakarta, Syafrila, mendukung apabila upah minimum
provinsi atau UMP DKI Jakarta naik. Menurut Syafrila, peningkatan UMP diperlukan
mengingat biaya kesehatan yang juga naik.
"Semakin sejahtera kan semua kesehatan juga naik biayanya," kata perempuan 33
tahun ini saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis malam, 24 Oktober
2019.
Syafrila merasa beruntung perusahaan tempat ia bekerja memberikan fasilitas
kesehatan. Namun, menurut dia, tak semua perusahaan memberikan fasilitas yang
sama sehingga kenaikan UMP tetap perlu.
Karyawan outsourcing, Cecep, menyebut gaji total yang diterima di atas UMP DKI.
Petugas kebersihan di Stasiun Tanah Abang ini mengatakan gajinya saat ini cukup
untuk kebutuhan sehari-hari. Sebab, pria 28 tahun ini menyesuaikan kebutuhan alias
pengeluarannya dengan pendapatan. "Kalau pendapatan Rp 4,2 juta, pengeluaran lebih
gede lagi," kata dia.
Pekerja ibu kota lain, Krisna, merasa beruntung penghasilannya di atas UMP DKI 2019.
Ia mengatakan uang yang diterimanya setiap bulan cukup untuk membeli kebutuhan
primer. Sebab, ia belum berkeluarga.
"Kalau sekarang masih sendiri belum ada tanggungan keluarga. Kalau menghidupi diri
sendiri masih bisa. Tapi dengan gaji sekarang enggak bisa investasi, itu kebutuhan
tambahan," kata pria 26 tahun ini.
Pemerintah pusat sebelumnya telah mengeluarkan Surat Edaran Kementerian Tenaga
Kerja Nomor 308 Tahun 2019 yang memerintahkan upah minimum di ibu kota naik
hingga 8,51 persen. Jika mengacu pada surat edaran Kemenaker tersebut upah di DKI
naik menjadi Rp 4,27 juta.
Pemerintah DKI baru menetapkan besaran UMP 2020 pada 1 November 2019. Dewan
Pengupahan DKI terakhir menggelar rapat guna menentukan UMP 2020 pada Rabu, 23
Oktober 2019.
Dalam usulan tersebut, Dewan Pengupahan dari serikat pekerja mengajukan usulan
kenaikan UMP DKI menjadi Rp 4,6 juta. Sementara dari kalangan pengusaha menerima
usulan Kementerian Tenaga Kerja sebesar Rp 4,27 juta. Adapun UMP DKI tahun ini
mencapai Rp 3,9 juta.
Page 139 of 146.

