Page 18 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 OKTOBER 2019
P. 18
Title UTOMODECK PERKENALKAN KONSEP KEAMANAN KERJA TERINTEGRASI
Media Name republika.co.id
Pub. Date 27 Oktober 2019
https://republika.co.id/berita/pzyzga21000/utomodeck-perkenalkan-konse p-keamanan-
Page/URL
kerja-terintegrasi
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menurut data BPJS Ketenagakerjaan pada 2018, kecelakaan kerja meningkat 40%
dibanding tahun sebelumnya. Sebanyak 30% dari kecelakaan tersebut karena jatuh
dari ketinggian.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pembangkit listrik tenaga surya atap,
Utomodeck bertanggung jawab agar setiap pekerja di kliennya yang mengerjakan
pemasangan dan perawatan tenaga surya yang dipasang di ketinggian terjaga
keselamatannya. Untuk itulah diadakan sosialisasi pentingnya Keselamatan dan
Kesehatan Kerja (K3) pada para rekanannya.
Utomodeck merupakan perusahaan pemegang Guinness World Record sebagai
produsen atap terpanjang di dunia dengan business unit nya antara lain atap dan
dinding metal, structural solutions, PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya), yang
saat ini juga mengembangkan sarana sistem pendukung khususnya untuk
mendukung tren penggunaan atap dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya.
Anthony Utomo, Direktur Pengelola Gruo Utomodeck , mengatakan, langkah
perusahaan ini sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM No 49 Tahun 2018 yakni
dengan pengaman kejatuhan permanen di atas bangunan atau lazimnya dikenal
dengan konsep Fall Protection System atau pengaman kejatuhan yang diamanatkan
oleh regulasi untuk setiap kegiatan yang berisiko kejatuhan yakni melalui peraturan
Menteri Tenaga Kerja No 19 Tahun 2016.
"Kami bersama mitra prinsipalnya MSA Latchways melaksanakan capacity building
menghadirkan tenaga ahli pengaman kejatuhan kelas dunia yakni Andrew Pass dari
UK khususnya untuk konsep Design for Safety kepada stakeholders yakni
pengembang, arsitek maupun regulator dimana aspek K3 telah diperhitungkan sejak
dini pada tahap perencanaan sebuah bangunan," ujarnya di Ritz Carlton Mega
Kuningan (24/10/2019).
Konsep ini meningkatkan partisipasi yang lebih luas dari stakeholder perencanaan
bangunan, bukan hanya manajer proyek ataupun manajer K3 namun juga
melibatkan para arsitek, pemilik bangunan, main-contractor maupun sub-contractor.
Page 17 of 146.

