Page 116 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 MEI 2019
P. 116

Title         KEMNAKER TERUS PERBAIKI TATA KELOLA LINDUNGI PEKERJA MIGRAN
                Media Name    republika.co.id
                Pub. Date     25 Mei 2019
                              https://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/ps1vxt423/kemnak er-terus-
                Page/URL
                              perbaiki-tata-kelola-lindungi-pekerja-migran
                Media Type    Pers Online
                Sentiment     Positive











               Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memiliki komitmen kuat melindungi
               kepentingan Calon Pekerja Migran Indonesia atau Pekerja Migran Indonesia (PMI)
               dan keluarganya. Ini dilakukan dalam rangka mewujudkan terjaminnya pemenuhan
               hak PMI baik sebelum bekerja, selama bekerja maupun setelah bekerja.

               Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja
               (Binapenta dan PKK) Maruli A Hasoloan, mengatakan untuk menuntaskan
               permasalahan atau isu pekerja migran dibutuhkan sinergi antara Pemerintah dengan
               pemangku kepentingan (stakeholder). Termasuk di dalamnya masyarakat, media
               massa, dan Civil Society Organization (CSO).

               "Berbagai langkah telah dilakukan pemerintah untuk perbaikan sistem tata kelola
               PMI di dalam maupun luar negeri, " kata Dirjen Maruli di Jakarta, Jumat (24/5)
               petang kemarin.

               Acara sarasehan bertajuk "Peningkatan Peran Media dan CSO dalam
               Mempromosikan Penempatan dan Pelindungan PMI" dihadiri oleh Karo Hukum
               Budiman, Direktur Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri (PTKLN) Eva Trisiana dan
               Kepala Biro Hukum Kemnaker Budiman. Turut hadir pembicara Savitri dari Jaringan
               Buruh Migran Indonesia, Direktur Eksekutif Padma Indonesia, Gabriel dan Jurnalis
               Kompas Mediana.

               Untuk melindungi dan melayani pekerja migran di dalam dan luar negeri,
               Pemerintah telah melakukan kerja sama serta penandatanganan nota kesepahaman
               (MoU) dengan beberapa negara, termasuk penyediaan jaminan sosial bagi PMI.

               "Pelindungan pekerja migran lainnya yakni kerja sama melalui uji coba sistem
               penempatan satu kanal (one channel) untuk melindungi pekerja migran dari
               berbagai eksploitasi yang merugikan," katanya.

               Saat ini, one channel baru diterapkan di Arab Saudi. "Sekarang sedang kita
               usahakan digunakan di semua negara (penempatan PMI)," katanya. Sedangkan
               pelindungan bagi pekerja migran di dalam negeri di antaranya melalui program
               Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) dan Desa Migran Produktif (Desmigratif).



                                                      Page 115 of 277.
   111   112   113   114   115   116   117   118   119   120   121