Page 53 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 MARET 2020
P. 53
perusahaan akan kesulitan menaikkan harga jual. Ini akan membuat perusahaan
rugi yang mengancam kelangsungan pekerjaan," kata Iqbal.
Ketiga, menurunnya kunjungan wisatawan ke Indonesia yang membuat sektor
pariwiata sudah terpukul.
"Hotel, restoran, tempat-tempat wisata, bandara, pelabuhan, pengunjungnya sudah
menurun drastis akibat corona. Bahkan sudah banyak yang merumahkan pekerja,"
terang Iqbal.
Saat ini ada kekhawatiran, dalam waktu dekat akan terjadi PHK besar-besaran di
industri pariwisata.
Keempat, anjloknya harga minyak dan indeks saham gabungan. Akibat minyak
dunia yang anjlok, pendapatan Indonesia dari ekspor minyak mentah juga akan
turun. Dampak lebih lanjut, karena pendapatan negara bekurang, maka bantuan
sosial akan kurang. Bisa jadi, biaya untuk menanggulangi COVID-19 pun akan
berkurang.
"Ketika bantuan sosial dan profit perusahaan berkurang, sementara PHK besar-
besaran di depan mata, nasib buruh akan semakin terpuruk," kata Iqbal lagi.
Dia menjelaskan jika empat kondisi di atas jika tidak segera diselesaikan, KSPI
memprediksi akan terjadi PHK secara besar-besaran. Terutama di industri
manufaktur dan transportasi daring. Potensi buruh yang ter-PHK bisa mencapai
puluhan hingga ratusan ribu buruh yang terancam PHK. (Anj/Sik).
Page 52 of 121.

