Page 56 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 MARET 2020
P. 56
"Pekerja atau karyawan pasti mengharapkan THR dapat diterima penuh dan itu
sesuatu yang wajar, tapi bagi pelaku usaha saat ini adalah sesuatu tidak normal,"
ujar Sarman, Rabu (25/3).
Menyikapi hal ini, Sarman bilang pengusaha berharap pemerintah dalam hal ini
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dapat memberikan solusi dalam bentuk
kebijakan khusus dalam rangka mengurangi beban pengusaha.
"Sekiranya pelaku usaha tidak dapat memberikan sama sekali THR atau hanya
mampu memberikan 50% misalnya, harus ada opsi, apakah mungkin bisa ditunda
sampai kondisi keuangan perusahaan memadai yang jelas tidak menghilangkan
tanggung jawab pelaku usaha," ujar dia.
Direktur Pengupahan, Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan
Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Ditjen PHI JSK), Kementerian Ketenagakerjaan, Dinar
Titus Jogaswitani mengatakan, pihaknya masih membahas terkait hal tersebut.
"Kami diminta merumuskan dulu bersama pengawasan dan biro hukum," kata Dinar
kepada Kontan, Kamis (26/3).
Sebagai informasi, Pemerintah menetapkan untuk memperpanjang masa darurat
virus corona hingga 29 Mei 2020 mendatang. Seperti diketahui, masa hari raya idul
fitri diperkirakan pada tanggal 23-24 Mei 2020.
Seperti diketahui, Pemerintah telah memberikan berbagai stimulus untuk
mendukung dunia usaha, menjaga daya beli masyarakat, dan penanganan virus
corona . Seperti stimulus pertama dan stimulus kedua.
Berita Ini Sudah Tayang di KONTAN, dengan judul: Soal wacana penundaan THR
tahun ini, ini kata serikat pekerja.
Page 55 of 121.

