Page 89 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 MARET 2020
P. 89

Title          KSPI TOLAK MENTAH-MENTAH PEMBERIAN THR YANG HANYA SETENGAH
               Media Name     sindonews.com
               Pub. Date      26 Maret 2020
                              https://ekbis.sindonews.com/read/1569157/34/kspi-tolak-mentah-mentah-p emberian-
               Page/URL
                              thr-yang-hanya-setengah-1585228361
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive



















               Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal meminta agar
               pengusaha dan pemerintah memprioritaskan untuk menyelamatkan manusia dari
               ancaman virus corona (Covid-19).

               Caranya, pemerintah segera meliburkan para buruh secara bergilir atau secara ketat
               menerapkan social distancing. Sebab selama perusahaan masih berjalan, social
               distancing tidak akan efektif.

               "Selain itu, yang harus dilakukan adalah memberikan alat pelindung diri (APD)
               kepada buruh yang masih bekerja. Misalnya berupa masker, hand sanitizer, ruang
               penyemprotan disinfektan ketika buruh memasuki perusahaan, hingga memberikan
               tambahan vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh," kata Iqbal di Jakarta,
               Kamis (26/3/2020).

               Lebih lanjut Iqbal menegaskan, KSPI menolak keras apabila pengusaha membayar
               Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar 50% akibat ekonomi sulit karena corona.
               Apalagi saat ini ada pengusaha yang meliburkan pekerjanya dengan hanya memberi
               upah sebesar 25%.


               Ketika upah buruh tidak dibayar penuh, akibatnya daya beli buruh menurun. Apalagi
               saat Ramadhan dan lebaran, kebutuhan buruh meningkat tajam.


               "Karena itu, KSPI meminta pemerintah tidak mengabulkan usulan pengusaha yang
               ingin memberikan THR hanya 50% dan tidak membayar upah buruh yang diliburkan
               secara penuh," tegasnya.


               Di lapangan, lanjutnya, ada informasi pekerja di sektor tekstil dan garmen di Jawa
               Barat yang meliburkan buruhnya dengan hanya membayar sekitar 25%. Di Jawa
               Tengah, ada buruh yang hanya dibayar 50% padahal mereka masih bekerja.








                                                       Page 88 of 121.
   84   85   86   87   88   89   90   91   92   93   94