Page 78 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 OKTOBER 2019
P. 78

Dia juga mengapresiasi Sekar Tanjung Lestari sebagai Perusahaan Penempatan
               Pekerja Migran Indonesia yang bertanggung jawab dalam penanganan pemulangan
               jenazah tersebut.


                Sementara itu, Direktur Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri
               Kemnaker Eva Trisiana mengatakan bahwa ketiga jenazah tersebut telah ditangani
               dengan hukum Islam sesuai kepercayaannya oleh Pengurus Cabang Istimewa
               Nahdlatul Ulama Taiwan.

                "Seluruh korban meninggal dunia juga Memperoleh santunan dari Kemnaker yang
               diterima oleh keluarga dab ahli waris," ujarnya.


                Selain tiga korban tewas, insiden runtuhnya jembatan lintas pelabuhan Nanfang Ao
               juga menyebabkan empat warga negara Indonesia mengalami luka-luka.


                Miswan dan Supandi yang mengalami luka ringan langsung dipulangkan dari rumah
               sakit, sedangkan Jaedi dan Winanto memerlukan perawatan intensif di rumah sakit
               Yilan karena mengalami luka berat.


                Eva memastikan seluruh warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam
               insiden itu merupakan pekerja migran resmi yang bekerja sebagai anak buah kapal
               di kapal ikan berbendera Taiwan.

                Otoritas Wilayah Yilan dan Taiwan International Ports Corporation sebagai
               pengelola pelabuhan juga telah memberikan santunan kepada korban meninggal
               dunia.


                Keempat korban luka-luka juga memperoleh santunan dengan jumlah bervariasi
               sesuai dengan luka yang dialami.


                "Pemerintah akan terus memantau dan memastikan agar hak para korban dapat
               diterima oleh ahli waris sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujarnya.
































                                                       Page 77 of 106.
   73   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83