Page 94 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 OKTOBER 2019
P. 94
Title KEK SORONG DIBUKA, PAPUA BARAT KINI BUTUH BALAI LATIHAN KERJA
Media Name detik.com
Pub. Date 11 Oktober 2019
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/4742467/kek-sorong-dib uka-papua-
Page/URL
barat-kini-butuh-balai-latihan-kerja
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Sorong - Kendati Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong telah diresmikan. Setelah
itu, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meminta pemerintah tetap
memberikan perhatian. Tidak saja pada infrastruktur, tapi juga sumber daya
manusia (SDM).
"Penyiapan infrastruktur di lokasi KEK belum sempurna, dalam dua tahun ke depan
masih butuh peran pemerintah pusat dalam menyiapkan infrastruktur di kawasan
KEK terutama yang tidak bisa ditangani oleh pengelola KEK sorong dan pelaku
usaha karena keterbatasan dan kewenangan," ujar Dominggus saat acara
peresmian KEK Sorong, Jumat (11/10/2019).
Dipaparkan Dominicus, KEK Sorong memiliki luas 523,7 hektar. Proses
pengembangan dimulai 2016 silam dan telah menghabiskan dana Rp 497 miliar dari
perencanaan semula Rp 2,3 triliun.
Adapun fokus industri yang ada di kawasan ini meliputi pengolahan nikel, kelapa
sawit hingga hasil hutan dan perkebunan. Selain itu dijadikan pusat logistik.
"Perkiraan besaran investasi yang dihasilkan dari beroperasinya KEK Rp 32,5 triliun,
diharapkan dalam perkembangan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 15.024
orang," ungkapnya.
Lantaran butuh banyak tenaga kerja, Dominggus berharap Presiden Jokowi untuk
membuat dan membuka balai latihan kerja. Sehingga anak-anak di Papua Barat
dapat merasakan keberadaan KEK Sorong.
"Dengan adanya balai latihan kerja dapat memberikan keterampilan bagi anak-anak
Papua. Sehingga memberikan kesempatan untuk mereka bisa masuk ke KEK dan
industri lainnya," kata Dominggus.
"Jadi Pak Jokowi kami minta dibangunkan balai latihan kerja di Papua Barat,
khususnya di Sorong," tandasnya.
(afr/eds)
Page 93 of 106.

