Page 37 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 04 MARET 2019
P. 37
"Kalau bisa penentuan upah minimum kabupaten itu ada penghitungan sistematis dan
juga tindakan politik yang cukup berani supaya buruh bisa disejahterakan," katanya.
Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan
komitmennya untuk membangun tenaga kerja terdidik atau skilled labour di Jatim
karena masih banyak pekerja di Jatim tergolong "unskilled labour" alias
berketrampilan rendah , dimana sebanyak 49 persen tingkat pendidikannya masih
Sekolah Dasar (SD) kebawah, hanya 18 persen berpendidikan Sekolah Menengah
Pertama (SMP)
"Dari situ, bisa diprediksi bahwa sebagian besar tenaga kerja di Jatim adalah 'unskilled
labour', maka yang harus diikhtiarkan adalah bagaimana pekerja ini mengarah pada
'skilled labour'," katanya.
Ia menjelaskan, untuk meningkatkan kemampuan pekerja pihaknya akan
meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan vokasi. Salah satunya, dengan
menyiapkan SMK Pengampu di 149 SMK dan pemerintah pusat sedang membangun
seratus Balai Latihan Kerja (BLK) yang berbasis Pesantren diseluruh Jatim.
"Kalau masih 'unskilled labour', pasti mereka menerima pekerjaan apa saja. Ini sangat
berbeda dengan yang sudah memiliki skill," katanya.
Page 36 of 142.

