Page 111 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 111

JALIN KERJA SAMA, KEMNAKER DAN BUMN SEPAKAT PEKERJAKAN DISABILITAS

              Kementerian  Ketenagakerjaan  menandatangani  Nota  Kesepahaman  bersama  dengan
              Kementerian Badan Usaha Milik Negara (  BUMN  ) tentang pelatihan kerja dan penempatan
              tenaga  kerja  penyandang    disabilitas    pada  BUMN.  Hal  tersebut  dilakukan  dalam  rangka
              memberikan pelindungan dan pemenuhan hak kepada penyandang disabilitas. Penandatangan
              komitmen bersama tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah
              dan Menteri BUMN, Erick Thohir di Ruang Tridharma Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta,
              hari Rabu (22/7/2020).

              Dalam sambutannya, Menaker Ida Fauziyah menyampaikan, sesuai dengan UU Nomor 8 Tahun
              2016, khususnya terkait Pasal 53 ayat (1), di mana Pemerintah, Pemerintah Daerah, Badan
              Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah wajib mempekerjakan paling sedikit 2 persen
              Penyandang Disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja.

              "Kami mengajak bergandengan tangan terutama temen-temen BUMN dan pimpinan perusahaan
              BUMN menandatangani komitmen bersama berikutnya. Kalau sekarang dengan Menteri BUMN,
              berikutnya  ditindaklanjuti  oleh  seluruh  perusahaan  yang  dikelola  Kementerian  BUMN,"  kata
              Menaker Ida.

              Dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini, Menaker Ida berharap BUMN mempekerjakan dan
              terus memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas sebagai wujud pemenuhan hak
              untuk membuktikan peran dan partisipasinya dalam pembangunan sesuai dengan potensi dan
              kemampuannya.

              "Kami  tak  henti-hentinya  mengingatkan  Kementerian/Lembaga,  BUMN,  Pemda  untuk
              merealisasi  UU  Nomor  8  Tahun  2016.  Kalau  belum  sampai  2  persen,  mohon  didorong  agar
              sampai terpenuhi 2 persen," ujarnya.

              Menaker Ida memberikan apresiasi kepada perusahaan BUMN yang telah banyak memberikan
              kesempatan  mempekerjakan  penyandang  disabilitas.  Meski  kondisi  pandemi,  dengan  pasar
              kerja terbatas dan banyaknya pekerja dirumahkan, diharapkan bisa memenuhi 2 persen.

              "Tetapi tetap mengingatkan komitmen itu penting untuk direalisasikan," ujarnya.

              Penyandang disabilitas, Muktadin Mustafa, yang kini bekerja di  Kemnaker  berharap BUMN dan
              K/L lainnya juga mendukung untuk mempekerjakan dan memberikan kesempatan lebih luas
              kepada penyandang disabilitas seperti dirinya.

              "Fasilitas sudah ada ada, BUMN dan K/L mendukung, sudah saatnya kita bisa sukses," katanya
              Selama  bekerja  di  Kemnaker,  Muktadin  mengaku  fasilitas  kerja  yang  diberikan  sangat
              mendukung dan pekerjaan yang diberikan tidak menambah beban bagi dirinya.

              "Saya berterima kasih kepada Kemnaker yang telah membuka kesempatan jalur PNS khusus
              bagi jalur disablitas. Sehingga teman-teman saya juga berkesempatan," ujar pegawai Direktorat
              Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing (PPTKA) Kemnaker tersebut.

              Sebagaimana pesan yang diterima dari orangtuanya, Muktadi juga berpesan kepada kepada
              penyandang  disabilitas  agar  tidak  terkungkung  dengan  kekurangan,  melainkan  fokus  dan
              improve dengan yang apa yang bisa dilakukan.

              "Jangan  menyerah  dan  jangan  terkungkung  dengan  kekurangan  anda.  Semua  orang  punya
              kekurangan. Tapi fokus dan improve apa yang bisa anda lakukan, " kata Muktadin mengutip
              pesan dari orangtuanya.



                                                           110
   106   107   108   109   110   111   112   113   114   115   116