Page 109 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 109
dan Badan Usaha Milik Daerah wajib mempekerjakan paling sedikit 2 persen Penyandang
Disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja. Dengan kondisi pandemi Covid-19 Menaker Ida
berharap BUMN mempekerjakan dan terus memberikan kesempatan kepada penyandang
disabilitas. "Kalau belum sampai 2 persen, mohon didorong agar sampai terpenuhi 2 persen,"
ujarnya.
Menaker Ida memberikan apresiasi kepada perusahaan BUMN yang telah banyak memberikan
kesempatan mempekerjakan penyandang disabilitas. Meski kondisi pandemi, dengan pasar
kerja terbatas dan banyaknya pekerja dirumahkan, diharapkan bisa memenuhi 2 persen. "Tetapi
tetap mengingatkan komitmen itu penting untuk direalisasikan," ujarnya.
Penyandang disabilitas, Muktadin Mustafa, yang kini bekerja di Kemnaker berharap BUMN dan
mendukung dengan memberikan kesempatan lebih luas kepada penyandang disabilitas seperti
dirinya. Selama bekerja di Kemnaker, Muktadin mengaku fasilitas kerja yang diberikan sangat
mendukung dan pekerjaan yang diberikan tidak menambah beban bagi dirinya. "Saya berterima
kasih kepada Kemnaker yang telah membuka kesempatan jalur PNS khusus bagi jalur disablitas.
Sehingga teman-teman saya juga berkesempatan," ujar pegawai Direktorat Pengendalian
Penggunaan Tenaga Kerja Asing (PPTKA) Kemnaker tersebut.
Menteri BUMN, Erick Thohir, mengatakan komitmen mempekerjakan penyandang disabilitas
sudah dijalankan Kementerian BUMN. Tahun 2020, pihaknya merekrut 178 pekerja. "Kita tadi
juga belajar dari Muhtadi, dengan kondisi Covid-19 dan memulihkan ekonomi, jangan lihat
kekurangan kita, tapi bagaimana kita fokus bekerja," ujarnya.
Selain fokus bekerja, Erick Thohir meminta dukungan Menaker Ida untuk bersinergi dalam tugas
tambahan Kementerian BUMN. Yakni, memastikan program-program yang bisa disinergikan,
bahwa kesempatan pembukaan lapangan kerja dengan kondisi terkini sekaligus memastikan
bantuan kepada pekerja informal dan formal yang sangat membutuhkan hari ini..
108

