Page 147 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 147
"Karena dalam kondisi normal saja, teman-teman disabilitas kerap mengalami kesulitan (dalam
mencari kerja). Apalagi di kondisi yang sulit seperti ini," ujar Ida.
Dia menjelaskan, dari data yang dimiliki pihaknya, tingkat partisipasi angkatan kerja para
penyandang disabilitas ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan pekerja non-disabilitas.
Tingkat upah yang diterima para penyandang disabilitas pun relatif lebih rendah, dibanding
pekerja non-disabilitas. Selain itu, Ida juga menemukan adanya tingkat pengangguran terbuka
yang lebih tinggi pada penyandang disabilitas berat, sehingga pemerintah harus menciptakan
lingkungan ketenagakerjaan yang dapat memberdayakan mereka.
"Karena itu, saya tidak henti-hentinya mengingatkan kepada Kementerian dan Lembaga, BUMN,
atau Pemda, untuk segera merealisasi UU No. 8/2016 tersebut," kata Ida.
Dia mengatakan, pihaknya mengapresiasi berbagai upaya dan banyaknya kesempatan yang
sudah diberikan kepada para penyandang disabilitas.
"Namun hal itu memang harus ditingkatkan lagi agar bisa mencapai angka dua persen itu,"
ujarnya.
Diketahui, data Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2019 mencatat, jumlah penduduk usia
kerja penyandang disabilitas mencapai 20,98 juta orang, dan angkatan kerja penyandang
disabilitas mencapai sebanyak 10,19 juta orang. Sedangkan, jumlah penyandang disabilitas
yang bekerja hanya sebanyak 9,91 juta orang, dan pengangguran terbuka dari kalangan
penyandang disabilitas mencapai sebanyak 289.407 orang..
146

