Page 231 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 231
Judul Erick Thohir Buka Peluang Penyandang Disabilitas Kerja di BUMN
Nama Media kompas.com
Newstrend Kerjasama Kemenaker dan Kementerian BUMN
Halaman/URL https://money.kompas.com/read/2020/07/22/141100526/erick-thohir-
buka-peluang-penyandang-disabilitas-kerja-di-bumn
Jurnalis Akhdi Martin Pratama
Tanggal 2020-07-22 14:11:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama dengan Kementerian Badan
Usaha Milik Negara (BUMN). Kerja sama ini untuk pelatihan dan penempatan kerja bagi
penyandang disabilitas . Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, sesuai data
Februari 2019, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk usia kerja penyandang
disabilitas mencapai 20,98 juta orang dan angkatan kerja penyandang disabilitas sebanyak
10,19 juta orang.
ERICK THOHIR BUKA PELUANG PENYANDANG DISABILITAS KERJA DI BUMN
JAKARTA, - Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) Erick Thohir membuka peluang bagi
para penyandang disabilitas untuk bekerja di perusahaan-perusahaan pelat merah. Hal ini
ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Kementerian BUMN dan Kementerian
Ketenaga kerjaan terkait pelatihan kerja dan penempatan tenaga kerja penyandang disabilitas
pada perusahaan BUMN.
"Kita harus memberikan kesempatan yang sama kepada saudara-saudara kita yang
membutuhkan," ujar Erick di Kementerian Ketenagakerjaan, Rabu (22/7/2020).
Erick mengaku saat ini ada ratusan penyandang disabilitas yang telah bekerja di BUMN.
Nantinya, jumlah itu akan terus bertambah.
"Saya rasa komitmen itu sudah berjalan di BUMN. Tahun ini kita sudah rekrut 178 dan ini bagian
tadi komitmen dari dua persen tadi," kata mantan bos Inter Milan itu.
Erick berharap, keterbatasan tak menghambat seseorang untuk tetap bisa produktif. Menurut
dia, pemerintah di masa pandemi Covid-19 ini tetap mempunyai tanggung jawab untuk
menyediakan lapangan kerja.
"Bagaimana dengan kondisi saat ini juga kita menghadapi covid-19, bagaimana kita memulihkan
ekonomi, jangan hanya melihat kekurangan kita, tapi kita justru harus fokus bekerja," ucap dia..
230

