Page 296 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 296
Judul FRI Kalsel Minta Ketegasan Wakil Rakyat Tolak Omnibuslaw
Nama Media apahabar.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://apahabar.com/2020/07/fri-kalsel-minta-ketegasan-wakil-
rakyat-tolak-omnibuslaw/
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-22 12:39:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Ricky (koordinator FRI Kalsel) Kami akan mengirimkan surat ke DPR RI Dapil Kalsel
untuk mempertanyakan sikapnya. Apakah mereka berpihak pada rakyat yang memilihnya atau
justru pada undang-undang pro investasi
negative - Wira Surya Wibawa (perwakilan Organisasi Mahasiswa Universitas Islam Kalimantan)
Pernyataan senator kita cenderung normatif, tidak jelas apakah dia menolak atau menerima
RUU Cipta Kerja, dia hanya bilang harus dikaji dulu, kalau baik diterima kalau tidak baik ditolak
neutral - Kisworo Dwi Cahyono (Direktur Eksekutif Walhi Kalsel) Kita di Kalsel harus menolak
RUU Omnibus Law ini, kita lihat akhir-akhir ini hujan sebentar bisa banjir clan jika kemarau akan
memicu Karhutla dan asap. Penguasaan ruang oleh sektor tambang dan sawit di Kalsel yang
hampir 50 persen dari total luas wilayah 3,7 juta hektar juga akan menambah potensi bencana
ekologis
negative - Kisworo Dwi Cahyono (Direktur Eksekutif Walhi Kalsel) Hal ini yang akan
mendiskriminasi petani kecil karena dipaksa bersaing dengan industri besar dan prosesnya harus
Iangsung ke pemerintah pusat
Ringkasan
Aktivis Fraksi Rakyat Indonesia (FRI) Kalimantan Selatan kembali menyampaikan tuntutan
kepada anggota DPR-RI dapil Kalsel agar tegas dalam menyikapi persoalan Omnibuslaw RUU
Cipta Kerja. Protes tersebut mereka tujukan melalui surat kepada wakil rakyat Kalsel dan senator
di Senayan, Jakarta.
FRI KALSEL MINTA KETEGASAN WAKIL RAKYAT TOLAK OMNIBUSLAW
BANJARBARU - Aktivis Fraksi Rakyat Indonesia (FRI) Kalimantan Selatan kembali
menyampaikan tuntutan kepada anggota DPR-RI dapil Kalsel agar tegas dalam menyikapi
persoalan Omnibuslaw RUU Cipta Kerja. Protes tersebut mereka tujukan melalui surat kepada
wakil rakyat Kalsel dan senator di Senayan, Jakarta.
295

