Page 306 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 306

HENDAK BAWA 19 BURUH ILEGAL KE THAILAND, PENIPU CATUT NAMA KEPALA
              BP2MI

              Nama lembaga Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dicatut oleh oknum yang
              tidak bertanggungjawab berkaitan dengan penggerebekan 19 calon pekerja migran Indonesia (
              PMI  ) yang hendak diberangkatkan oleh dua perusahaan secara ilegal ke Thailand.

              Kepala BP2MI Benny Rhamdani  menjelaskan, pelaku penipuan itu telah meminta uang sebesar
              Rp 30 juta terhadap dua perusahaan tersebut. Oknum penipu tersebut mencatut nama Benny
              selaku Kepala BPMI beserta staf.

              "Pelaku  penipuan  tersebut  telah  berhasil  meminta  uang  sebesar  Rp.  30  juta  dari  pihak
              perusahaan  tersebut,"  ujar  Benny  di  kantornya,  Jalan  MT  Haryono,  Jakarta  Selatan,  Rabu
              (22/7/2020).

              Benny mengatakan, pihaknya juga telah mendapatkan bukti transfer serta nomor telepon yang
              digunakan oleh oknum penipu tersebut. Dalam aksinya, sang penipu mengaku dirinya adalah
              Benny selaku Kepala BP2MI.

              "Kami telah memperoleh bukti transfer dan juga nomor telpon yang digunakan pelaku penipu
              tersebut dengan mengatasnamakan  Benny Rhamdani  dan salah satunya mengaku sebagai staf
              BP2MI," sambungnya.

              Berkenaan dengan hal tersebut, jajaran BP2MI telah melaporkan tindakan tersebut ke Polda
              Metro Jaya. Laporan tersebut dibuat pada hari ini, Rabu (22/7/2020).

              "Sehubungan dengan hal tersebut, pada hari ini 22 Juli kami telah melaporkan hal tersebut ke
              Polda Metro Jaya," beber Benny.

              Lebih lanjut, Benny mengecam keras tindak penipuan tersebut. Menurut dia, ada upaya untuk
              mencemarkan nama baiknya secara pribadi maupun BP2MI secara kelembagaan.

              "Tindakan  ini  tentunya  bermaksud  untuk,  kami  memahami,  mencemarkan  nama  baik  saya
              pribadi maupun BP2MI secara kelembagaan," pungkas Benny.
              Sebelumnya, BP2MI melaporkan hasil penggerebekan 19 calon pekerja migran Indonesia (PMI)
              yang hendak diberangkatkan oleh dua perusahaan secara ilegal ke Thailand ke Bareskrim Polri.

              Belasan  calon  pekerja  imigran  tersebut  sebelumnya  diamankan  BP2MI  saat  menggerebek
              Apartemen Bogor Icon, Bogor, Jawa Barat, Jumat (17/7) malam.

              Benny Rhamdani menjelaskan, maksud kedatangannya ke Bareskrim Polri untuk menyampaikan
              bahwa  kejahatan  terkait  tindak pidana  perdagangan  orang  alias  TPPO masih  marak  terjadi.
              Sekaligus, kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kerja sama dengan Bareskrim Polri
              selaku insitusi penegak hukum.

              "Kami datang ke Bareskrim sebagai bentuk kerja sama sebagi penegak hukum dan sekaligus
              ingin  menyampaikan  bahwa  kejahatan  pengiriman  PMI  secara  ilegal  masih  terus  terjadi.
              Padahal, TPPO tentu tidak boleh dilakukan siapapun. Baik perseorangan atau berbadan hukum,"
              kata Benny di Bareskrim Polri, Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2020).

              Total 19 buru imigran itu yang diamankan oleh BP2MI itu ketika hendak diberangkatkan oleh
              PT. Duta Buana Bahari dan PT Nadies Citra Mandiri ke Thailand. Dalam hal ini, kedua perusahaan
              tersebut  sejatinya  tidak  memiliki  izin  untuk  melakukan  perekrutan  dan  penempatan    buruh
              imigran  .



                                                           305
   301   302   303   304   305   306   307   308   309   310   311