Page 362 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 362
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meminta Balai Besar Pengembangan Latihan
Kerja Indonesia (BBPLKI) Serang memprioritaskan korban pemutusan hubungan kerja (PHK)
akibat Covid-19.
Hal itu dilakukan sebagai langkah penanggulangan pengangguran di Banten, khususnya Kota
Serang.
IKUTI PROGRAM KEMENAKER, KORBAN PHK DIPRIORITASKAN
SERANG, (KB).- Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meminta Balai Besar
Pengembangan Latihan Kerja Indonesia (BBPLKI) Serang memprioritaskan korban pemutusan
hubungan kerja (PHK) akibat Covid-19.
Hal itu dilakukan sebagai langkah penanggulangan pengangguran di Banten, khususnya Kota
Serang.
Menaker Ida Fauziyah mengatakan, berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk mengatasi
dampak Covid-19, khususnya angka pengangguran yang semakin meningkat.
"Untuk mengatasinya, seluruh program dan kegiatan di Kemenaker kami arahkan untuk
memberdayakan yang terkena PKH atau pun dirumahkan," katanya, usai pembukaan pelatihan
peningkatan kompetensi di BBPLKI Serang, Selasa (21/7/2020).
Misalnya, program padat karta produktif, padat karya infrastruktur, hingga tenaga kerja mandiri
(TKM).
"Semua program dan kegiatan diarahkan kepada mereka, pekerja yang terkena PHK. Termasuk
juga program kartu pra kerja untuk meningkatkan kompetensi dan pemberian insentif serta
social safety net yang diberikan oleh pemerintah," ujarnya.
Selain itu, dia juga berharap BBPLK Serang dapat membantu menurunkan angka pengangguran
di Banten pada umumnya dan Kota Serang khususnya.
"Karena kami memiliki BPLK Serang, kami pun berharap ikut menurunkan angka pengangguran
di Serang dengan cara memberikan pelatihan untuk peningkatan kompetensi mereka," ucapnya.
Ia mengatakan, masalah ketenagakerjaan di Indonesia belum tertuntaskan. Namun, dia
mengklaim tingkat pengangguran tahun ini menurun dibandingkan tahun lalu.
"Tahun kemarin itu sekitar 7 juta pengangguran, tahun ini turun menjadi 6,8 juta. Tapi selama
Covid-19 naik sekitar 1,7 juta pengangguran akibat PHK dan presiden meminta untuk
memprioritaskan 1,7 juta tersebut," ujarnya.
Ia mengungkapkan, selama pandemi ada lebih dari tiga juta warga Indonesia yang kehilangan
pekerjaan dan pendapatannya.
"Ada jutaan teman-teman kita yang menganggur termasuk juga di Kota Serang, dan Banten
pada umumnya. Tentu ini menjadi tanggung jawab Kemenaker untuk membangun SDM yang
unggul melalui BBPLK, dengan komposisi SDM yang begitu kompeten," ucapnya.
Melalui BBPLK, peserta dapat disalurkan dan diterima di pasar kerja Indonesia, sehingga angka
pengangguran pun dapat diatasi.
361

