Page 357 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 357

NILAINYA MENCAPAI RP 5,1 MILIAR, PT CONDONG JANJI TUNGGAKAN 3 BULAN
              GAJI KARYAWAN DIBAYARKAN OKTOBER

              Mediasi  antara  pihak  perusahaan    PT  Condong    dengan  perwakilan  karyawannya  terkait
              pembayaran  gaji  yang selama ini belum dibayar, akhirnya terlaksana. Dengan difasilitasi Dinas
              Tenaga Kerja dan Transmigrasi (  Disnakertrans  )  Garut  ,  mediasi  dapat dilaksankan pada
              hari Selasa 21 Juli 2020 di kantor Diskertrans di Jalan Guntur, Tarogong Kidul,  Garut  , Jawa
              Barat.
              Dalam  mediasi  tersebut, pihak  PT Condong  menyatakan kesiapannya untuk memenuhi semua
              tuntutan para  karyawan  terkait pembayaran hak mereka, terutama  gaji  . Namun demikian,
              pihak  PT Condong  meminta waktu hingga Oktober.

              Personalia  PT Condong  , Undang Kadarisman, mengakui jika pihaknya mengalami kesulitan
              untuk membayar hak-hak para karyawannya mengingat kondisi perusahaan yang kolaps sejak
              2015  lalu.  Ditambah  lagi,  selama  ini  sudah  terjadi  beberapa  kali  pergantian  managemen  di
              perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan karet dan sawit tersebut.

              "Saya ini belum lama masuk di jajaran managemen  PT Condong  . Selama ini sudah terjadi
              beberapa  kali  pergantian  managemen,  ditambah  kondisi  perusahaan  yang  memang  kolaps
              cukup lama," ujar Undang yang ditemui seusai acara medisi di Kantor  Disnakertrans  Garut  .

              Akibat  kondisi  perusahaan  sepertiitu,  diakui  Undang,  sudah  tiga  bulan  pihaknya  tak  bisa
              menggaji para karyawannya. Adapun  gaji  yang belum dibayarkan itu meliputi  gaji  bulan
              Februari, Maret, dan April.

              Dikatakannya, saat ini kondisi perusahaan sudah mulai stabil dan jumlah produksi sawit dan
              karet pun mengalami peningkatan. Dengan alasan itulah ia berani menjanjikan jika seluruh  gaji
              karyawan  yang belum terbayarkan akan bisa dibayar Oktober tahun ini.

              Undang  mengungkapkan,  dalam  satu  bulan,    gaji    karywan  yang  harus  dibayar  totalnya
              mencapai Rp 1,7 miliar sehingga jika untuk tiga bulan total yang harus dibayar mencapai Rp 5,1
              miliar. Sedangkan selama ini pendapatan perusahaan setiap bulannya di bawah Rp 1 miliar.

              "Yang Rp 1,5 miliar per bulan itu hanya untuk  gaji  karyawan  saja. Jumlah itu belum termasuk
              untuk biaya operasional serta pajak sehingga kalau ditotalkan, pengeluaran kita per bulannya
              mencapai Rp 2,5 milair," katanya.

              Menurut Undang, meskipun kondisi perusahaan dalam kondisi tidak sehat, akan tetapi pihaknya
              terus berusaha untuk tetap bertahan. Ia berharap, perusahaannya dapat kembali normal seiring
              dengan dilakukannya beberapa kebijakan managemen akhir-akhir ini.

              Undang juga menyampaikan, kondisi keuangan perusahaan kian terpuruk selama masa pandemi
              Covid-19.  Hal  ini  dikarenakan  perusahaan  tidak  bisa  mengirim  barang  ke  Jakarta  akibat
              diberlakukannya PSBB. Tak heran jika sejak Februari, perusahaan tak bisa lagi membayar  gaji
              karyawan  .

              Adanya kesanggupan dari pihak perusahaan untuk membayar semua  gaji  karyawan  pada
              bulan Oktober nanti, disambut baik perwakilan  karyawan  . Mereka berharap apa yang telah
              menjadi  kesepakatan  dalam  proses    mediasi    antara  pihak  perusahaan  dengan  perwakilan
              karyawan  di  Disnakertrans  itu bisa terealisasi.

              "Alhamdulillah kini sudah da kesanggupan dari pihak perusahaan untuk membayar  gaji  kami
              yang selama ini tertunda. Meskipun waktunya masih lama yakni hingga Oktober, akan tetapi
              kami cukup gembira mendegarnya," komentar Dayat, perwakilan  karyawan  PT Condong  .


                                                           356
   352   353   354   355   356   357   358   359   360   361   362