Page 354 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 354

Sejak  diberlakukannya  protokol  I.apak  Asik  dan  layanan  One  to  Many,  terjadi  peningkatan
              jumlah peserta yang mendapat pelayanan dari BPJamsostek.

              Jika sebelumnya pada masa-masa normal jumlah peserta yang dilayani sebanyak 8 ribu orang,
              di era new normal pekerja yang dilayani rata-rata mencapai 15 ribu orang. Bahkan pada tanggal
              2 Juli, sempat mencapai lebih dari 16.800 orang per hari di seluruh Indonesia. Hal ini tidak lain
              karena adanya peningkatan kapasitas baik dari infrastruktur TI maupun personil yang bertugas
              di bagian Customer Service.
              Hingga  saat  ini  metode  One  to  Many  telah  diimplementasikan  di  hampir  seluruh  cabang
              BPJamsostek, khususnya bagi kantor--kantor yang punya ruang memadai. Namun bagi kantor-
              kantor  yang  kecil,  masih  dilakukan  dengan  cara  one  to  one  dengan  tetap  memperhatikan
              physical distancing.
              Selain itu, BPJamsostek juga memberikan kemudahan klaim bagi peserta melalui kanal LAPAK
              ASIK kolektif. Fasilitas ini ditujukan kepada perusahaan skala besar maupun menengah yang
              terpaksa melakukan PHK kepada minimal 30 persen tenaga kerjanya.

              Dengan  adanya  klaim  kolektif  ini  pihak  perusahaan  dapat  mengakomodir  klaim  seluruh
              karyawan yang ter-PHK dengan menunjuk satu orang perwakilan.

              Klaim Kolektif Lebih Efektif

              Dalam  kesempatan  yang  sama,  anggota  Dewan  Pengawas  BPJamsostek,  Rekson  Silaban
              mengapresiasi langkah manajemen yang telan melakukan inovasi dalam hal pelayanan tersebut.

              Karena dengan adanya LAPAK ASIK ini peserta tetap bisa mendapatkan hak--nya dengan tetap
              mematuhi peraturan pemerintah terkait penanggulangan

              penyebaran Covid-19.

              Selain itu pihaknya menilai mekanisme klaim kolektif cukup efektif untuk mempercepat proses
              klaim bagi perusahaan yang terpaksa melakukan PHK kepada sebagain besar karyawannya.

              Namun Rekson juga berharap pelaksanaan LAPAK ASIK akan terus disempurnakan agar peserta
              dapat merasakan kemudahan dan keamanan data tetap terjaga.

              "Meski kami menyediakan kanal klaim offline, namun saya mengimbau kepada seluruh peserta
              BPJamsostek untuk tetap sebisa mungkin berada di rumah dan menggunakan kanal online yang
              telah kami disediakan, jika ingin klaim," jelasnya.

              Sementara  itu,  Kepala  Kantor  BPJS  Ketenagakerjaan  Cabang  Palembang,  Zain  Setyadi  juga
              mengakui bila selama pandemi ini terjadi lonjakan pengajuan klaim sebesar 50 persen.

              ' Lonjakan ini sejak ada pandemi. Rata-rata normal satu hari 120 kasus untuk JHT diluar manfaat
              jaminan lainnya, tapi saat pandemi sehari bisa 170 kasus yang kita tangani," ujarnya.

              Ia mengatakan, selama pandemi pekerja dari sektor perhotelan, rumah makan, hiburan, mall
              dan transportasi yang merasakan dampak pandemi sehingga kemudian mengajukan pencairan
              klaim pasca di PHK. "PHK memang macam-macam dari sektor mana saja, tapi dominan dari
              sektor itu," tu-tupnya.(cr26/Adv)
              TINJAU LAYANAN * Direktur Utama BPJamsostek Agus Susanto didampingi Dewan Pengawas.
              Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda serta jajaran direksi BPJamsostek Sumbagsel dan
              Palembang meninjau langsung layanan di BPJamsostek Palembang.


                                                           353
   349   350   351   352   353   354   355   356   357   358   359