Page 372 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 372
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengapresiasi hasil kerja peserta pelatihan Balai Latihan
Kerja (BLK) se-Indonesia termasuk BLK Kendari yang menghasilkan 1,6 juta produk alat
kesehatan guna keperluan memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Menteri Ida Fauziyah
mengatakan di Kendari, Selasa, pelatihan di BLK diarahkan untuk menghasilkan produk produk
kesehatan.
MENAKER APRESIASI PESERTA PELATIHAN BLK TANGGAP COVID-19
Kendari - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengapresiasi hasil kerja peserta pelatihan
Balai Latihan Kerja (BLK) se-Indonesia termasuk BLK Kendari yang menghasilkan 1,6 juta
produk alat kesehatan guna keperluan memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Menteri
Ida Fauziyah mengatakan di Kendari, Selasa, pelatihan di BLK diarahkan untuk menghasilkan
produk produk kesehatan.
Sebanyak 8.876 peserta pelatihan di seluruh BLK se-Indonesia dikerahkan membuat alat
kesehatan dan alat pelindung diri yang diperlukan masyarakat dalam mencegah penularan
COVID-19 di berbagai daerah seluruh Indonesia.
"Pembuatan alat kesehatan ini melibatkan 23 BLK Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP)
Kemnaker, 71 BLK UPTD milik Pemerintah Kabupaten/Kota, dan 10 BLK Komunitas yang
tersebar di seluruh wilayah Indonesia sejak bulan Maret 2020 dan rencananya akan berakhir di
bulan Juli 2020. Hasilnya, dapat diproduksi sebanyak 1,5 juta masker, 47 ribu APD, 50 ribu hand
sanitizer, 26 ribu face shield, dan 1.116 wastafel," katanya.
Menaker Ida Fauziyah berharap alat-alat pencegahan penyebaran COVID-19 yang diproduksi
BLK ini memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Ini adalah bagian dari upaya kita semua untuk bersama-sama melawan dan memutus mata
rantai penyebaran COVID-19 di seluruh tanah air Indonesia," ungkap Ida Fauziyah.
Kepala BLK Kendari La Ode Haji Polondu (kanan) saat menyerahkan 200 lembar masker kain
secara simbolis kepada Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Ida Fauziyah di ruang kerja
Menteri Ketenagakerjaan RI, Jakarta Selatan. HO-BLK Kendari) Harianto) Sementara itu, Kepala
BLK Kendari La Ode Haji Polondu menjelaskan bahwa pada waktu yang sama yakni Selasa, 21
Juli 2020, BLK Kendari dan seluruh BLK se-Indonesia bergerak mendistribusikan dan
menyalurkan secara gratis hasil pelatihan tanggap COVID-19 BLK Kendari kepada lembaga-
lembaga keagamaan dan kemasyarakatan di Sulawesi Tenggara.
Pelatihan tanggap COVID-19, kata dia, diikuti sebanyak 432 orang peserta pelatihan. BLK
Kendari telah memproduksi beberapa alat pelindung diri, alat kesehatan serta memasak
makanan yang dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Sejak bulan Maret hingga Juli 2020, ada empat jenis yang diproduksi oleh BLK Kendari yaitu
menjahit dan membuat masker sebanyak 95.200 pieces, membuat cairan disinfektan sebanyak
5.400 liter, membuat westafel potable sebanyak 120 unit serta memasak makanan sebanyak
13,500 nasi kota siap saji yang dibagikan setiap hari sebanyak 300 nasi kotak kepada
masyarakat yang membutuhkan terutama yang terdampak pandemic COVID-19," kata Polondu.
La Ode enjelaskan bahwa pelatihan tanggap COVID-19 di BLK Kendari memiliki multi fungsi,
disamping menghasilkan produk-produk yang berfungsi memutus mata rantai penyebaran
COVID-19, juga memberdayakan masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19, yakni
sebanyak 432 orang peserta pelatihan tanggap COVID-19 adalah mereka yang ter-PHK,
dirumahkan serta pemilik usaha yang tidak lagi produktif akibat pandemi.
371

