Page 102 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2019
P. 102

kebijakan direksi PT JAI," ujar Sofyano Zakaria dalam keterangan tertulisnya Sabtu
               (13/7/2019).

               Apalagi status PT JAI merupakan perusahaan yang tercatat di BEI. sehingga bisa
               berpengaruh terhadap pemegang saham publik. Agar tidak kontra produktif, lanjut
               dia, maka keterlibatan anggota direksi JAI untuk ikut menyelesaikan masalah
               tersebut hanya untuk direksi yang dinilai dapat diterima oleh para kru dan Serikat
               Pekerja.


               Menurut Sofyano, kru kapal tunda (PT JAI) memiliki peran yang hampir sama
               dengan pilot maskapai penerbangan. Karena core business PT JAI terkait dengan
               skill/keahlian yang melekat pada kru.

               "Kasus ini harus bisa diantisipasi dengan cerdas, cepat dan bijak agar tidak menjadi
               permasalahan yang merugikan terhadap kelancaran arus logistik bagi negeri ini,"
               beber Sofyano.

               Dia memberikan contoh, kasus Awak Mobil Tangki BBM PT Pertamina Patra Niaga.
               Hal itu harus bisa menjadi pelajaran. Karena kasus itu sempat merepotkan
               pemerintah. Mogoknya kru kapal tunda PT JAI, sejatinya bukan hanya bisa
               merugikan PT JAI dan PT Pelindo II saja.

               "Tetapi juga merugikan secara langsung para pengguna jasa pelabuhan Tanjung

               Priok," jelas Sofyano.Menurut dia, hal yang perlu dipertimbangkan yakni apakah
               dengan menyerahkan pengelolaan kru kepada vendor merupakan satu satunya
               kebijakan yang mampu memberi manfaat besar kepada perusahaan. Mengingat
               para kru kapal tunda sudah bergabung dengan Pelindo II (kemudian JAI) lebih dari
               15 tahun. "Sementara penunjukan vendor baru terjadi sekitar satu tahun," jelas
               Sofyano.

               Tak hanya itu, harus diyakini benar berdasarkan catatan yang ada , apakah sekitar
               600 orang kru sepenuhnya bukan pekerja organik Pelindo II yang ditempatkan di
               JAI. Sehingga saat dialihkan ke vendor otomatis akan mendown grade status

               mereka.

               "Peraturan IMO memang tidak menentukan boleh atau tidaknya crew kapal di "out
               sourcing-kan tetapi ada ketentuan internasional terkait remunerasi mereka," jelas
               Sofyano. Karena itu, perlu dipastikan bahwa jika mereka di kelola oleh vendor,
               apakah remunerasi mereka malah jadi meningkat atau malah menurun. Perlu
               dipastikan juga apakah Remunerasi dari PT JAI lebih tinggi dibandingkan remunerasi
               pada perusahaan sejenis .



                                                      Page 101 of 180.
   97   98   99   100   101   102   103   104   105   106   107