Page 159 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 JANUARI 2020
P. 159
Menurut Arie, dengan diamankannya tersangka, maka pihak penyidik akan terus
melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kasus ini. Ia menuturkan,
tidak menutup kemungkinan akan ada para tersangka lain.
"Dengan terungkapnya WNA ini menjadikan perhatian bagi kita semua bahwa
pelaku perekrutan migran ilegal tidak hanya WNI saja. Ini menjadi terobosan," kata
Arie.
Saat disinggung terkait sistem perekrutan yang dijalankan tersangka, Arie
menjelaskan, setiap calon pekerja dikenakan biaya administrasi sebesar Rp1 juta
hingga Rp2 juta. Biaya tersebut digunakan untuk pembuatan dokumen seperti KTP,
paspor dan lainnya.
"Sistemnya nanti potong gaji. Dan jenis pekerjaan serta nilai gaji yang akan
diberikan tergantung dengan pesanan dari sana (Malaysia)," ujar Arie.
Hingga saat ini, lanjut Arie, timnya masih melakukan penyidikan. "Tim masih ada di
lapangan. Mereka masih mengumpulkan informasi dan keterangan-keterangan guna
mendalami kasus ini," kata Arie.
(Ari)
Page 158 of 163.

