Page 155 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 JANUARI 2020
P. 155

Title          SAID ABDULLAH DORONG PELEBURAN ASABRI DAN TASPEN KE BPJS KETENAGAKERJAAN
                              DIPERCEPAT
               Media Name     beritasatu.com
               Pub. Date      24 Januari 2020
               Page/URL       https://www.beritasatu.com/ekonomi/596981/said-abdullah-dorong-pelebur an-asabri-
                              dan-taspen-ke-bpjs-ketenagakerjaan-dipercepat
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Ketua Badan Anggaran DPR, MH Said Abdullah mendorong percepatan pengalihan
               Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) dan Tabungan dan
               Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) ke BPJS Ketenagakerjaan. Tujuannya, selain
               untuk menyelamatkan kedua lembaga tersebut, juga untuk memperkuat
               keberadaan BPJS Ketenagakerjaan, baik dari sisi aset maupun sumber daya lainnya.

               "Yang paling penting saya kira, perlu ada audit terhadap kondisi BPJS
               Ketenagakerjaan terlebih dahulu, apakah dalam kondisi sehat atau tidak. Audit ini
               juga sebagai trigger apakah percepatan pengalihan ini dilakukan sebelum 2029 atau
               melihat kondisi masing-masing lembaga," katanya dalam pernyataan tertulis kepada
               Beritasatu.com di Jakarta, Jumat (24/1/2020).

               Menurut Said, proses peleburan ini harus dilakukan secara hati-hati dan trasnparan,
               sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.

               "Tentu, kita tidak ingin kasus Jiwasraya ini merembet ke Taspen dan Asabri yang
               juga mengelola dana nasabah khususnya pensiunan yang jumlahnya triliunan
               rupiah," tegasnya.

               Proses peleburan Asabri dan Taspen ke BPJS Ketenagakerjaan, jelas politisi PDI
               Perjuangan asal Jawa Timur itu, sudah masuk dalam program peta jalan (roadmap)
               pemerintah. Rencananya, pengalihan ini tuntas pada 2029. Hal ini sesuai dengan
               amanat pasal 65, ayat (1) dan (2), Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011.

               Menurut Said, waktu sembilan tahun lagi itu terlalu lama. Ia pun berharap proses
               peleburan dipercepat. Apalagi Indonesia mempunyai succes story saat peleburan
               Jamsostek dan PT Askes pada 1 Januari 2014.

               "Saya kira, pengalaman berharga ini bisa menjadi model peleburan lembaga kepada
               lembaga baru yang sudah masuk kedalam road map, terutama yang sudah
               diamanahkan oleh konstitusi," ucapnya.


               Sumber: Suara Pembaruan





                                                      Page 154 of 163.
   150   151   152   153   154   155   156   157   158   159   160