Page 152 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 JANUARI 2020
P. 152
Sekretaris Menteri Koordinator Perekonomian, Susiwijono Moegiarso mengatakan,
RUU akan ditandatangi oleh Presiden Joko Widodo pada pertengahan pekan depan.
Setelah itu, Presiden juga akan mengirim Surat Presiden (Surpres) kepada DPR agar
pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja segara dibahas.
"Kami terus terang belum berikan kepada siapapun sebelum kami berikan kepada
Pak Presiden. Kapan kami berikan? Kalau senin kami berikan, akan ada ratas,
kemudian pertengahan minggu depan ada Surpres," ujar Susi di Kantor Kemenko
Perekonomian, Jakarta, Jumat (24/1).
Susi mengatakan, RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja akan mencakup 81 pasal
undang-undang dengan 11 klaster. 11 Klaster tersebut masih sama seperti yang
disampaikan sebelumnya yaitu Penyederhanaan Perizinan, Persyaratan Investasi,
Ketenagakerjaan. Kemudian, Kemudahan, Pemberdayaan, dan Perlindungan UMKM.
Lalu dalam Omnibus Law ini ada juga kemudahan Berusaha, Dukungan Riset dan
Inovasi, Administrasi Pemerintahan, Pengenaan Sanksi, Pengadaan Lahan, Investasi
dan Proyek Pemerintah, dan Kawasan Ekonomi.
"Hingga kini melalui pembahasan, kami sampaikan jumlah pasalnya beberapa waktu
lalu masih terus mengalami perubahan, sempat 72 pasal kemudian berubah lagi.
Lalu hari ini menjadi mencakup 81 pasal. Dan itu terus kami bahas bersama tetapi
tetap 11 klaster," paparnya.
Susi menargetkan surat presiden bisa dikirimkan ke DPR selambat-lambatnya akhir
pekan depan, termasuk di dalamnya draft dan naskah akademis RUU Omnibus Law
Cipta Lapangan Kerja.
"Kapan pastinya? kita lihat. Kalau Senin nanti kita bisa laporkan Presiden bisa
selesai, lalu kemudian akan ada rapat atau ratas, selesai pemarafan menteri dan
Presiden. Ya paling tidak pertengahan akhir minggu depan sudah akan jadi Surpres-
nya, setelah itu kita ke DPR," tandasnya.
Page 151 of 163.

