Page 149 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 JANUARI 2020
P. 149
Title SAID ABDULLAH DORONG PERCEPATAN PENGALIHAN ASABRI DAN TASPEN KE BPJS
Media Name tribunnews.com
Pub. Date 24 Januari 2020
https://www.tribunnews.com/nasional/2020/01/24/said-abdullah-dorong-pe rcepatan-
Page/URL
pengalihan-asabri-dan-taspen-ke-bpjs-
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
JAKARTA - Ketua Badan Anggaran DPR RI, MH Said Abdullah mendorong
percepatan pengalihan Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
(Asabri) dan Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) ke BPJS
Ketenagakerjaan.
Selain menyelamatkan kedua lembaga tersebut, percepatan pengalihan akan
memperkuat keberadaan BPJS Ketenagakerjaan, baik dari sisi aset maupun
resources lainnya.
"Yang paling penting saya kira, perlu ada audit terhadap kondisi BPJS
Ketenagakerjaan terlebih dahulu, apakah dalam kondisi sehat atau tidak. Audit ini
juga sebagai trigger apakah percepatan pengalihan ini dilakukan sebelum tahun
2019 atau melihat kondisi masing-masing lembaga," tutur Said Abdullah, Jumat
(24/1/2020).
Menurut Said, proses peleburan ini harus dilakukan secara hati-hati dan trasnparan.
Sehingga tidak ada pihak yang dirugikan ketika kebijakan ini diimplementasikan.
"Tentu, kita tidak ingin kasus Jiwasraya ini merembet ke Taspen dan Asabri yang
juga mengelola dana nasabah khususnya pensiunan yang jumlahnya triliunan
rupiah," tegasnya.
Said menjelaskan, proses peleburan Asabri dan Taspen ke BPJS Ketenagakerjaan
sudah masuk dalam program peta jalan (roadmap) pemerintah. Rencananya,
pengalihan ini tuntas tahun 2029. Hal ini sesuai dengan amanat pasal 65, ayat (1)
dan (2), Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011.
Akan tetapi, jelas Said, waktu sembilan tahun lagi untuk merealisasikan pengalihan
terlalu lama. Karena itu, proses peleburannya harus dipercepat. Apalagi lanjutnya,
Indonesia mempunyai succes story saat peleburan Jamsostek dan PT Askes.
Pada tanggal 1 Januari 2014, Jamsostek dilebur menjadi BPJS Ketenagakerjaan dan
PT Askes kemudian menjadi BPJS Kesehatan. Hebatnya lagi, peleburan kedua
lembaga tersebut tanpa melalui proses likuidasi terlebih dahulu, tetapi langsung
masuk dari statusnya Perseroan Terbatas (PT) ke Wali Amanah.
Page 148 of 163.

