Page 55 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 JANUARI 2020
P. 55
Title KSPI: PEMBAHASAN OMNIBUS LAW TERTUTUP BAGI BURUH
Media Name tribunnews.com
Pub. Date 26 Januari 2020
https://www.tribunnews.com/nasional/2020/01/26/kspi-pembahasan-omnibus -law-
Page/URL
tertutup-bagi-buruh
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menilai pembahasan
Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja tertutup bagi
buruh .
Presiden KSPI Said Iqbal menyatakan, aturan usulan inisiatif dari pemerintah itu
hanya mementingkan pelaku usaha.
"Proses Omnibus Law ini tidak dilalui. Ini undang-undang sangat tertutup, penuh
rekayasa dan hanya ingin mementingkan sekelompok orang saja dalam hal ini
kawan-kawan pengusaha," tegas Said dalam diskusi bertajuk 'Omnibus Law Bikin
Galau?' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/1/2020).
Meski belum menerima draf resmi RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja,
Said menguraikan ada enam poin yang bakal merugikan buruh jika RUU itu
diterapkan.
Enam poin itu antara lain terkait hilangnya upah minimum diganti upah per-jam,
hilangnya pesangon, diperbolehkan outsourcing dan pekerja kontrak tanpa batas,
tenaga kerja asing, jaminan pensiun dan kesehatan dihilangkan hingga sanksi
pidana pengusaha yang melanggar aturan ketenagakerjaan dihilangkan.
Kendati demikian, Said menyebut pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan
pihak-pihak terkait dan menyampaikan keberatan dari 6 poin itu pada Senin
(20/1/2020) lalu.
Pihak-pihak terkait itu, disebutkan Said, antara lain Menko Perekonomian, Menteri
Perindustrian, dan Menteri Ketenagakerjaan.
"Memang kami meminta agar terjadi dialog terhadap pembahasan isi pasal
Omnibus Law . Pertemuan itu di salah satu hotel di Jakarta Selatan terjadi sebelum
20 Januari yang lalu. Di situ emang akhirnya kami menyampaikan 6 alasan mengapa
serikat buruh menolak adanya Omnibus Law ," katanya.
Page 54 of 163.

